loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Bupati Remigo Apresiasi Pemuda Pakpak Bharat Yang Lulus Magang

Tim Redaksi: Selasa, 09 Januari 2018 | 13:15 WIB








“Petarung sejati" demikian seru Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA, saat menerima kunjungan dan memberikan bantuan kepada Abdul Sajali Berampu, seorang pemuda dari Dusun Sibande, Desa Tanjung Meriah, Kecamatan STTU Jehe di Kantor Bupati Pakpak Bharat, Gedung Sigellem Rempu, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Salak, pada Selasa (9/1/2018) pagi. 

Kepada pemuda yang yang lulus Program Magang Jepang di Iaea Gunma selama 2 tahun ini, Remigo sangat mengapresiasi perjuangan sang anak muda karena tanpa intervensi siapapun, dan tanpa campur tangan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat berhasil menembus program yang merupakan kerjasama Kementerian Pertanian dengan IKAMAJA (Ikatan Alumni Magang Jepang).

Tak lupa Bupati berpesan kepada putra pertama pasangan Sabaril Berampu dan Nurjannah Simatupang ini agar belajar dengan giat serta menyesuaikan diri secepatnya di negara yang akan didatangi.

“Jangan gampang menyerah serta tirulah budaya Jepang yang penuh dengan disiplin serta dedikasi. Jadilah pemuda tangguh sehingga menjadi contoh terbaik di tengah keluarga, lingkungan dan masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat, bahkan negara ini," tukasnya.

Abdul Sajali yang dalam kesempatan ini didampingi Kepala Dinas Pertanian, Sunardi, SP dan Kepala Dinas Pendidikan, Mester Padang, SPd, MM, mengutarakan bahwa dirinya lulusan dari Madrasah Aliyah Swasta, Sibande pada tahun 2015 yang lalu. 

Dia mengaku mendapat informasi dari salah seorang PNS Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat, yang juga alumni magang Jepang tentang adanya program ini.

Dengan tekun dia mengikuti seleksi di Lubuk Pakam serta di Ciawi, Bogor demi capaian yang dicita-citakannya. Ternyata kerja kerasnya membuahkan prestasi yang menggembirakan. Bersama 47 pemuda tani se-Indonesia, Abdul Sajali akan menempuh pendidikan dengan konsentrasi di bidang pertanian di negara Matahari Terbit tersebut. Abdul juga menuturkan bahwa segala biaya untuk mengikuti seleksi ini berasal dari tabungannya sendiri yang merupakan hasil berkebun Durian.

“Terima kasih pada pak Bupati serta jajaran Pemkab Pakpak Bharat yang mendukung saya dalam kegiatan ini, baik secara moril maupun materil”, tandasnya.

Direncanakan keberangkatannya ke Jepang pada bulan Maret tahun ini, yang terlebih dahulu dilakukan pembekalan di Ciawi, Bogor. Follow up dari kegiatan ini adalah para pemuda yang telah dimagangkan tersebut akan mampu secara mandiri bertani pasca dididik dan mendapat ilmu pengetahuan dari negara Jepang. (Humas Pakpak Bharat) 

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html