loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Tabung Gas Melon Langka dan Mahal, Warga Palas Beralih ke Pink Bright Gas

Tim Redaksi: Selasa, 26 Desember 2017 | 16:21 WIB






Sudah lebih sebulan terakhir ini, kondisi dan keadaan gas elpiji subsidi ukuran 3 kilogram tabung melon di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), kian langka dan harganya masih tinggi hingga di level Rp 30.000 hingga Rp 40.000 pertabungnya.

Karena kebutuhan gas elpiji masyarakat di daerah ini kian tinggi, sehingga sebagian warga di daerah, beralih ke tabung elpiji yang ukuran 5 kilogram Pink Brigth Gas.

"Cukup repot sebulan terakhir ini mencari tabung gas yang ukuran 3 kilo di sini. Kalaupun didapatkan, harganya udah tinggi, Rp 30.000 sampai Rp 40.000 pertabung," sebut Intan, satu ibu rumah tangga di Kecamatan Sosa, Selasa (26/12/2017).

"Bayangkan aja, saat ini harga gas yang 3 kilo sudah Rp 30.000-Rp 40.000, harga beli isi ulangnya. Biasanya, dalam sebulan kami menghabiskan sebanyak 2 tabung gas yang 3 kilo itu," tambahnya.

Artinya, lanjut Intan, selama sebulan terakhir ini, untuk biaya pembelian gas elpiji tabung melon menghabiskan biaya sebesar Rp 60.000-Rp 80.000/bulannya.

"Setelah saya hitung-hitung, ternyata harganya sudah cukup untuk membeli isi ulang gas elpiji tabung 5 kilo yang warna pink. Makanya, kami sekarang sudah pakai gas elpiji tabung 5 kilo, cukup mudah didapatkan dan tidak langka," jelasnya.

Senada itu, H. Muhammad Nur Hasibuan, satu pemilik Pangkalan Gas elpiji di Kecamatan Barumun saat ditemui wartawan, sedang menjual ganti tabung gas melon ke tabung gas pink ke salah satu pelanggannya.

"Iya, sejak sebulqn terakhir ini, memang banyak masyarakat di sini yang sudah mengganti tabung gas yang 3 kilo, ke tabung gas yang 5 kilo," terangnya.

Dikatakannya, dalam seminggu, pasokan gas elpiji tabung melon yang masuk ke tempatnya hanya sebanyak 200 tabung. "Namun, belum sampai seminggu, pasokannya sudah habis dibeli masyarakat," tambahnya.

Untuk gas elpiji tabung melon, lanjutnya, dia menjual ke masyarakat di harga Rp 20.000/tabung dan tidak melayani pengecer lagi. "Soalnya kalau kita melayani pengecer, nanti mereka ambil dari kita Rp 20.000/tabung, dijualnya kembali ke masyarakat di harga Rp 30.000/tabung," katanya.

Untuk penjualan gas elpiji tabung Pink, terangnya, dijual seharga Rp 350.000 pertabung berikut isinya. "Kalau isi ulangnya dijual Rp 180.000/tabung. Kalau ada masyarakat yang ini mengganti tabung gas ukuran 3 kilo menjadi 5 kilo, maka tabung gas kosong yang 3 kilo dihargai Rp 110.000/tabung.

Berarti, masyarakat tinggal menambahkan uang sebesar Rp 240.00 sudah mendapat gas elpiji tabung pink ukuran 5 kilo," tutupnya.(pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html