
Pengumuman pemenang IN-Jounal Chapter II "Menulis Jejak untuk Bumi". (Mol/inalum)
JAKARTA | PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong lahirnya jurnalisme yang berpihak pada pelestarian lingkungan melalui penyelenggaraan IN-Journal Chapter II bertema "Menulis Jejak untuk Bumi". Kompetisi karya jurnalistik ini menjadi wadah kolaborasi antara perusahaan dengan insan pers untuk meningkatkan literasi publik mengenai isu konservasi dan pembangunan berkelanjutan.
Melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan IN-Journal Chapter I, ajang tahun ini berhasil menghimpun 65 karya jurnalistik dari 53 jurnalis yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara, seperti Medan, Batu Bara, Kisaran, Toba, Tebing Tinggi, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Rantau Prapat, hingga Humbang Hasundutan.
Sebagai perusahaan yang menjalankan bisnis berbasis sumber daya alam, INALUM menilai keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui berbagai program konservasi di lapangan, tetapi juga melalui penyebaran informasi yang akurat, edukatif, dan mampu membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Corporate Secretary PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Mahyaruddin AR mengatakan media memiliki peran strategis dalam membentuk kepedulian publik terhadap isu lingkungan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan media yang telah berpartisipasi dalam IN-Journal Chapter II. Kualitas karya yang terus meningkat menunjukkan besarnya kepedulian jurnalis terhadap isu-isu lingkungan. Kami berharap IN-Journal dapat terus menjadi ruang kolaborasi untuk menghadirkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga menginspirasi masyarakat agar semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan," ujar Mahyaruddin, Senin (27/7/2026).
Puluhan karya yang masuk mengangkat beragam tema, mulai dari rehabilitasi kawasan Danau Toba, konservasi mangrove di wilayah pesisir, pelestarian keanekaragaman hayati, hingga berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Seluruh karya dinilai secara independen oleh dewan juri berdasarkan aspek orisinalitas, kedalaman materi, akurasi data, kualitas penulisan, serta kesesuaian dengan tema kompetisi.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, para pemenang IN-Journal Chapter II adalah:
Juara I: Anisa Khairani Siregar (Desir.id) melalui karya "Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli".
Juara II: Deddi Gunawan Hutajulu (Dailyklik.id) melalui karya "Mangrove Adalah Kehidupan".
Juara III: Zaim Dzaky Sanjaya (Mimbar Umum Online) melalui karya "Dari Akar Hingga Ombak, Jejak yang Menjaga Kehidupan".
Harapan I: Putra Arissandi Sianipar (Batubarainfo.com) melalui karya "Benteng Hijau di Ujung Muara, Saat Mangrove Melindungi Kampung Nelayan dari Ancaman Abrasi".
Harapan II: Olo Sirait (Metro-Online.co) melalui karya "PT INALUM Perkuat Program Konservasi".
Tema konservasi yang diusung dalam IN-Journal Chapter II selaras dengan komitmen INALUM dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program pelestarian lingkungan, antara lain revegetasi wilayah operasional, pemantauan keanekaragaman hayati, konservasi flora dan fauna endemik, pemeliharaan daerah aliran sungai, hingga penanaman pohon di kawasan Daerah Tangkapan Air Danau Toba.
Sepanjang tahun 2025, INALUM tercatat telah menanam lebih dari 200.000 pohon di sejumlah wilayah sekitar Danau Toba dan Sumatera Utara. Selain itu, perusahaan juga menanam 15.000 bibit mangrove bersama masyarakat di Kabupaten Batu Bara sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Keberhasilan penyelenggaraan IN-Journal Chapter II menjadi pijakan bagi INALUM untuk kembali menggelar IN-Journal Chapter III yang akan mengangkat tema hilirisasi. Melalui program tersebut, INALUM berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan insan media dalam menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, sekaligus memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konservasi, keberlanjutan, dan hilirisasi sebagai bagian dari pembangunan industri nasional yang berdaya saing. (os/os)
