DELISERDANG | PLN Sumatera Utara tak komitmen dengan janji melakukan pemadaman bergilir tiga jam, pasalnya sebagian besar pelanggan PLN ada yang sudah 20 jam tak mendapat pasokan listrik. Dampaknya warga sangat sengsara karena kepanasan dan kesulitan air.
Foto : Pemadaman Listrik di Lubuk Pakam ( MOL/ GN)
Pantauan, Sabtu 6/6/2026 jalur listrik yang sudah 20 jam tak menyala itu dari Jalan Mesjid Dua, Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam, Desa Sukamandi Kecamatan Pagar Merbau hingga ke Perbaungan Serdang Bedagai.
"Katanya tiga jam bergilir gantian sesuai pemberitahuan PLN Sumut tapi faktanya di daerah kami sudah hampir 20 jam dari pukul 19.00 wib Jumat semalam hingga sabtu siang ini belum juga hidup listrik, kita sangat sengsara kepanasan semalaman dan kesulitan air untuk keperluan," ucap Lukman warga Lubuk Pakam, Deliserdang.
Lukman menegaskan kalau sampai sore nanti tak hidup warga berniat mau ramai ramai datangi PLN terdekat.
" Udah enggak cocok begini kami masak tak dapet giliran , kita tau ada gangguan kerusakan jaringan PLN itu kena angin tapi mestinya adil juga karena kita sama sama pelanggan PLN jangan jalur Polres, kantor bupati sana saja yang diutamakan, rakyat kayak kami juga butuh," keluhnya.
Sebelumnya, manger Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara mengatakan PLN terus berkomitmen menangani pemadaman listrik akibat belasan tiang tower di Serdang Bedagai tumbang diterjang angin dan pemadaman bergilir dilakukan antara 3-4 jam. ( GN)
