-->

Aksi Maling di Masjid RSU Grend Med Lubukpakam Terekam CCTV

Sebarkan:

Aksi pelaku pencurian di Masjid RS Grend Med Lubukpakam terekam CCTV. (Foto: Gunawan/mol)

DELISERDANG | Seorang pasien menjadi korban pencurian saat Sholat di Masjid RS Grend Med, Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang. Peristiwa terjadi pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 14.25 WIB kemarin.

Korban seorang wanita berinisial S, warga Kota Sibolga. Dia kehilangan sejumlah uang dan dokumen kependudukan yang serta dokumen berobat.

Informasi dihimpun, Sabtu (8/2/2026), aksi pencurian terhadap tas korban S itu terekam CCTV Masjid. Saat pencurian itu berlangsung, korban sedang tertidur. Pelaku adalah seorang Perempuan, posisinya tidur dekat dengan korban. Sebelum berhasil membawa tas hasil curiannya, pelaku sempat membaca kondisi keadaan isi Masjid.

Di sana selain korban yang sedang tertidur, ada seorang mahasiswi bagian keperawatan sedang merapikan hiasan wajahnya dengan menghadap kaca jendela dengan posisi berdiri.

Mahasiswi itu baru selesai ibadah. Sementara ada seorang wanita lain sedang sholat dengan posisi menghadap kiblat dan membelakangi korban dan pelaku. Pelaku sendiri posisi awalnya tidur, kemudian duduk sebari membongkar isi tasnya sendiri biar tidak menimbulkan kecurigaan.  

Pelaku sempat berdiri dan pergi ke arah jendela satu lagi sebari melihat kondisi di luar masjid.

Pelaku menunggu si mahasiswi pergi, lalu langsung kembali ke posisi tempat barang-barang terletak dan  memasukan tas korban ke dalam kantongan warna kuning yang sudah disiapkannya.

Setelah berhasil mengambil tas korban, pelaku langsung pergi meninggalkan masjid. Namun gerak dan langkah pelaku terekam oleh CCTV yang berada di RSU Grand Med. Bahkan aksi pelaku mulai dari mencuri dan keluar dari komplek rumah sakit terekam seluruhnya.

Kehilangan tas korban S diketahui setelah korban melapor ke pihak ke amanan. Managemen RSU Grand Med yang mengetahui adanya kehilangan tas milik pasien langsung merespon dengan membawanya ke ruangan istirahat. Selanjutnya  menfasilitasi korban membuat laporan polisi ke Mapolresta Deliserdang.

"Korban ibu rumah tangga tinggal di Sibolga. Isi tasnya berkas berkas dan obat obatan. Dia pasien kemo. Makan dan ongkosnya untuk pulang ke Sibolga kami dibiayai," kata Humas RSU Grand Med Embran Sinaga SH dilansir, Sabtu (8/2/2026).

Humas Rumah Sakit ini mengecam tindakan pencurian yang terjadi terhadap pasien kemoterapi tersebut dan pihaknya akan meningkatkan pengawasan.

"Kami berharap pihak polisian segera menangkap pelaku. Perbuatan pelaku sangat biadab, korban seorang pasien kemoterapi dan dilakukan dirumah ibadah pula, kedepan pengawasan kami tingkatkan lagi," pungkasnya.(GN/GN)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini