![]() |
| Di bawah komando Kades Sambirejo Timur Mhd Arifin, warga kian bersamangat dan kompak membersihkan salah satu aliran parit. (mol/smrj) |
Di sejumlah dusun, suara besi beradu dengan tanah, rumput liar yang ditebas, serta lumpur drainase yang diangkat menjadi penanda hidupnya kembali tradisi gotong royong. Bukan sekadar kerja bakti biasa, kegiatan ini menjadi ruang temu antarwarga, tempat bercengkerama, saling menyapa, dan mempererat kebersamaan.
Gotong royong dipompin langsung Kepala Desa (Kades) Sambirejo Timur Mhd Arifi. Lanjutan dari kegiatan serupa pada pekan sebelumnya. Kali ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Sambirejo Timur bersama masyarakat secara serentak turun langsung membersihkan lingkungan di Dusun 1, 2, 3, 4, 7, 10 dan 11.
Fokus kegiatan diarahkan pada pembersihan rumput liar di sepanjang jalan desa, pengangkatan sedimen lumpur yang menyumbat saluran drainase, hingga pengumpulan sampah yang berpotensi menghambat aliran air. Warga tampak antusias, bekerja bahu-membahu dengan peralatan seadanya namun penuh semangat.
Bagi Mhd Arifin kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto dan menyambut bulan suci Ramadan yakni menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus menumbuhkan kembali nilai kebersamaan yang menjadi jati diri masyarakat desa.
“Alhamdulillah, gotong royong hari ini berjalan lancar. Ini kelanjutan dari minggu lalu, dan hari ini kita tuntaskan di dusun-dusun lainnya,” ujar Arifin sambil menyapa warga yang tengah bekerja.
Dengan pelaksanaan gotong royong ini, seluruh dusun di Desa Sambirejo Timur telah ambil bagian. Sebanyak 11 dusun kini tercatat telah berpartisipasi aktif, menandai kuatnya semangat kolektif warga dalam menjaga lingkungan.
Pemdes Sambirejo Timur pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah meluangkan waktu dan tenaga. Harapannya, semangat gotong royong tidak berhenti pada satu momentum, tetapi terus hidup sebagai budaya yang berkelanjutan. Menjadi fondasi bagi kenyamanan dan kemajuan Desa Sambirejo Timur ke depan. (RobS/RS)

