![]() |
| Relawan SPPG Kota Galuh 2 membersihkan dapur, Sabtu (7/2/2026).(mol/RG). |
Hal tersebut disampaikannya, Sabtu (7/2/2026). Menurut Nurhasanah, kegiatan kurve juga bertujuan menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan, baik di dalam area SPPG maupun di lingkungan sekitar.
“Kegiatan untuk Indonesia ASRI ini merupakan bentuk aksi nyata relawan SPPG dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah,” ujar Nurhasanah Ritonga.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dan bentuk respons atas Instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026.
Menyikapi instruksi Presiden RI tersebut, pada hari ini seluruh relawan dari 51 SPPG yang telah beroperasional di Kabupaten Serdangbedagai secara serentak menggelar aksi Kurve Kebersihan dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI.
![]() |
| Relawan SPPG Kota Galuh 2 membersihkan lingkungan sekitar, Sabtu (7/2/2026).(mol/RG). |
Kegiatan tersebut melibatkan seluruh petugas dan relawan SPPG sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman, khususnya pada area dapur pelayanan pemenuhan gizi.
Kepala Dapur SPPG Kota Galuh 2, Nadia Pratiwi SKom, mengatakan kegiatan kurve kebersihan dilakukan secara rutin untuk menjaga kebersihan serta kerapian lingkungan kerja.
“Kurve kebersihan ini merupakan langkah positif dan aksi nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan SPPG yang kondusif. Lingkungan yang bersih akan menunjang kelancaran pelayanan pemenuhan gizi serta meningkatkan kualitas kerja dan kesehatan seluruh petugas,” ujar Nadia disela acara kurve pagi.
Nadia menjelaskan, di lingkungan SPPG Perbaungan Kota Galuh 2, kegiatan kurve atau general cleaning dilaksanakan setiap hari Sabtu oleh masing-masing divisi sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Kegiatan diawali dengan penjelasan area pembersihan serta pembagian tugas kepada setiap divisi agar pelaksanaan kurve berjalan secara terarah, efektif, dan menyeluruh.
Ia menambahkan, kebersihan dapur menjadi tanggung jawab seluruh staf dan relawan karena dapur merupakan area vital dalam pelayanan pemenuhan gizi.
“Kebersihan dapur yang terjaga sangat penting untuk mendukung keamanan pangan, mencegah kontaminasi bahan makanan, serta memastikan proses pengolahan makanan tetap higienis dan layak dikonsumsi,” tutup Nadia.(HR/HR).


