-->
crossorigin="anonymous">

DPD MPR Tebingtinggi Soroti Banjir Dekat Fantasy Water Park, Camat Terkesan Tak Peduli

Sebarkan:
Situasi banjir yang melanda Gang Rahmat, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi. (Mol/Ist)
TEBINGTINGGI | 
DPD Mahasiswa Peduli Rakyat (MPR) Kota Tebingtinggi menyoroti banjir yang kerap melanda warga di Gang Rahmat, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis.

Banjir ini disebut kerap terjadi setelah adanya keberadaan bangunan Water Park Fantasy yang berada di Jalan KF Tandean.

Ketua DPD MPR Kota Tebingtinggi Ahmad Fahrezi menjelaskan, laporan ini diperoleh dari warga Gang Rahmat, yang saat ini selalu mengalami kebanjiran.

Ahmad Fahrezi menyoroti Camat Bajenis Dira Astama dan Lurah Bandar Sakti yang terkesan tidak peduli terhadap masalah ini.

"Dalam menjalankan tugasnya, saya tidak habis pikir melihat Camat Bajenis yang seolah tutup mata dengan penderitaan warganya saat ini," ujar Fahrezi dalam keterangan tertulis, Rabu (22/10/2025).

Selain itu, dia juga menyinggung pihak Managemen Water Park Fantasy yang juga tidak peduli dengan penderitaan masyarakat Gang Rahmat yang berada di belakang lokasi wahana permainan tersebut.

"Sampai saat ini saya terus mendengarkan laporan warga Gang Rahmat. Camat dan Lurah katanya seolah tutup mata dan tidak peduli," katanya.

Fahrezi juga mempertanyakan izin dampak lingkungan saat mendirikan water park tersebut.

"Selain itu ada juga diduga Managemen Water Park Fantasy dan Camat Bajenis telah melanggar aturan saat mendirikan bangunan," jelasnya.

Fahrezi juga meminta Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih untuk turun tangan atas penderitaan warganya di Gang Rahmat ini.

"Kami meminta kepada Wali Kota Tebingtinggi untuk meninjau langsung ke lokasi banjir serta menindak pihak-pihak yang tidak peduli dalam izin dampak lingkungan tersebut," pungkasnya.

Terpisah, pemilik Water Park Fantasy, Riyanto alias Achiong mengaku dirinya tidak pernah menindas warga dan tidak pernah merasa senang di atas penderitaan orang lain.

"Saya tidak pernah senang di atas penderitaan orang lain. Tidak ada dalam hidup saya seperti itu," ujar Riyanto.

Dia menjelaskan, ketika dirinya hendak membangun Water Park tersebut, dia sudah melakukan sosialisasi kepada warga.

"Saya membangun itu saya juga sudah ada sosialiasi ke masyarakat setempat dan sudah ada tanda tangan izin dari mereka. Lalu izin-izin lainnya termasuk amdal sudah saya lengkapi semua," katanya.

Selain itu, Riyanto juga sudah melebihkan tanah dirinya dari tembok tersebut apabila pihak pemerintah ingin membangun parit.

"Saya sudah melebihkan tanah saya, kalau pemerintah mau bangun parit silahkan. Saya bangun ini juga demi kemajuan Kota Tebingtinggi," ujarnya.

Sementara, Camat Bajenis Dira Astama, belum dapat dikonfirmasi terkait hal ini. (Sdy/Sdy)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini