Kapolda Sumut Komitmen Berikan Perlindungan kepada Jurnalis

Sebarkan:

Lokakarya dan Sarasehan Jurnalis 
MEDAN|Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyampaikan komitmennya untuk memberikan perlindungan kepada tugas tugas Jurnalis. Hal itu ditegaskan Kapolda dalam acara Lokakarya dan Sarasehan tentang kebebasan Pers, kebebasan berekspresi, dan penanganan kekerasan terhadap jurnalis di wilayah Sumatera Utara di Hotel Cambridge, Medan. Selasa 10/10/2023 malam tadi.

Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menyampaikan terima kasih kepada Kompolnas yang telah mengadakan acara Lokakarya dan Sarasehan ini.

" Merupakan satu bagian yang tidak dapat dipisahkan untuk melayani dan mengayomi masyarakat serta bagaimana cara menangani dunia maya atau media, dimana media ini menjadi satu sisi yang tidak dapat dipisahkan, kebebasan pers dan perlindungan penanganan kekerasan terhadap tugas jurnalis harus dilindungi jajaran Anggota Polri Polda Sumut, " kata Kapolda.

Mantan Asops Kapolri ini menyebutkan, saat ini tahapan pemilu sudah dimulai dan Polda Sumut akan melaksanakan Operasi Mantap Brata Toba 2023-2024 yang digelar selama 222 hari terhitung mulai 19 Oktober 2023.

"Menghadapi tahapan pemilu yang sudah berlangsung ekskalasi politik mulai meningkat. Polda Sumut akan terus berkomitmen dalam memberikan perlindungan terhadap jurnalis dan kebebasan pers. Memproses pelaku kekerasan terhadap jurnalis dan pelanggaran kebebasan pers," ujar Kapolda.


Polda Sumut akan terus berkolaborasi dengan para insan pers dalam memberikan informasi publik yang baik dan positif kepada masyarakat agar kondusif wilayah tetap terjaga terutama memasuki masa Pemilu kedepan.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Kompolnas RI, Benny Mamoto, menerangkan kegiatan Lokakarya dan Sarasehan yang digelar sebagai langkah strategis mengingat dalam beberapa bulan ke depan, kita akan segera menyambut pergelaran politik elektoral yang akan diselenggarakan 2024 mendatang.

 “Berkaca pada Pilgub 2012, Pilpres 2014, Pilgub 2017 dan mulai terlihat lagi tahun 2018 menjelang Pilpres 2019, jurnalisme selalu menghadapi masalah-masalahnya sendiri. Polarisasi yang terjadi di masyarakat dalam praktiknya berdampak pada kekerasan terhadap jurnalis dalam melakukan kerja-kerja jurnalistiknya, maupun terhadap karya-karya jurnalistik itu sendiri," terangnya.

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan fungsional terhadap kinerja Polri untuk menjamin profesionalisme dan kemandirian Polri.

Dalam acara itu turut hadir Sekretaris Kompolnas RI Benny Mamoto, Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, PJU Polda Sumut, Kapolrestabes Medan, Personel Polresta Deliserdang  beserta sejumlah jurnalis.( Wan)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini