Karyawan Cafe Valentine Beringin Tak Terima Dituding Wanita Penjaja Seks

Sebarkan:

Karyawan Cafe Keluarga Valentine.

DELISERDANG |
Rani, warga Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang tidak terima dengan adanya pemberitaan dari beberapa media online yang menuding adanya penyedia penjaja seks di cafe keluarga valetine tempat ia bekerja.

Rani yang sudah hampir tiga tahun bekerja sebagai karyawan di cafe keluarga valentine mengatakan kalau akibat pemberitaan itu ia dan keluarganya menjadi malu dan trauma, karena di sebut tempat ia bekerja tempat penjaja sex sementara itu tidaklah benar.

"Kalau karyawan berpakaian seksi seperti yang ditudingkan media media itu jangan disamaratakan dengan semua karyawan. Kita juga karyawan tidak seperti yang mereka sangka, ini saya malu sama keluarga dan masyarakat. Dikiranya betul seperti itu. Di sini ada aturannya semua dan pengelola usaha ini juga tidak pernah meminta karyawan bekerja sebagai penjaja seks," ungkap Rani, Kamis 16/06/2022.

Untuk hal ini ia merasa keberatan dan melaporkan keberatannya pada pemilik usaha untuk melakukan upaya hukum atas pencemaran nama baik dirinya sebagai karyawan di cafe Valentine.

Sebelumnya diberitakan, pihak Management Valentine Karaoke Keluarga yang terletak di Jalan Pantailabu, Desa Emplasmen Kualanamu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang merasa dicemarkan dengan pemberitaan sejumlah media online yang menuding usaha miliknya menyediakan wanita penjaja seks dan tidak bayar pajak. 

Managernya R Marbun didampingi Kuasa Hukumnya Boyle Sirait SH dalam keterangan persnya, menyesalkan pemberitaan yang tendensius yang menyebutkan tempat usaha hiburan dia melakukan hal hal yang negatif dan tidak membayar pajak pada Pemerintah Kabupaten Deliserdang. Padahal yang ditudingkan adalah tidak benar dan usaha hiburan yang mereka kelola saja berdekatan dengan Kantor Polsek Beringin mana mungkin melakukan hal yang melanggar hukum hingga hal hal yang ditudingkan itu tidaklah berdasar.

" Yang dituding mereka penjaja seks itu karena berpakaian sexi adalah pemandu karaoke, jangan asal tuding yang merugikan orang," ucap Boyle SH alumni fakultas hukum universitas Nommensen Medan ini.(Wan)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini