Sebarkan:

Petugas Satpol PP Madina saat mendata identitas dari wanita pemandu lagu. (Foto: Sahrul)

MANDAILING NATAL | Dari 13 wanita pemandu lagu (LC) yang diamankan oleh tim gabungan Muspika Kecamatan Linggabayu saat melakukan razia pekat ke tempat karaoke EN di Kelurahan Tapus, Kamis (19/5/2022), sebanyak delapan (8) wanita berasal dari luar Kabupaten Madina. 

"Setelah kita lakukan pendataan, ada 5 wanita warga Madina dan delapan wanita berasal dari luar Madina," kata Kabid Trantibum Satpol PP Madina, Ismail Dalimunte, Jumat (20/5/2022). 

Ismail mengatakan, ke-13 wanita pemandu lagu yang diamankan kini pun sudah diserahkan oleh pihaknya ke Dinas Sosial Kabupaten Madina. 

"Setelah menerima dari tim gabungan Muspika, kita melakukan pendataaan. Kemudian kita serahkan ke Dinas Sosial," lanjutnya. 

Adapun identitas 13 wanita pemandu lagu yang diamankan sebagai berikut ;

1. Melati Purnama (34) warga Kecamatan Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai. 

2. Merliana Dewi Wijaya, (27), warga Medan Tembung, Kota Medan. 

3. Eka Prawati, (28) Warga Lubuk Baru, Kecamatan Padang Dulu Kota Tebing Tinggi.

4. Melati Sukma, (25) warga Panyabungan II Kecamatan Panyabungan Kabupaten Madina. 

5. Nuri Syahada, (27), warga Malintang Julu, Kecamatan Bukit malintang Kabupaten Madina. 

6. Nursahada Hasibuan, (24), warga Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina. 

7. Andini, (35), warga Mato Pao, Kecamatan Teluk mengkudu, Kabupatan Serdang Bedagai. 

8. Rini, (38), warga Desa Sinunukan I Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Madina.

9. Ananda Sari, (24), warga Mata Pao, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai. 

10. Henni Laoli, (35), warga Desa Ono Zituli, Kota Gunung Sitoli, Nias. 

11. Sari Dariawati, (41), warga Sumber Rejo, Kabupaten Serdang Bedagai. 

12. Ayuni Fanisa, warga Medan Denai, Kota Medan. 

13. Nur Hafifah, (21), warga Desa Batu Madinding, Kecamatan Batang Natal Kabupaten Madina. (SRH/Sahrul) 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini