Jan Pieter Sormin Menangi Pilkades karena Hati

Sebarkan:

Jan Pieter Sormin


MEDAN | Desa Lumban Sormin, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, salah satu dari 200 desa yang melaksanakan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Taput pada Selasa (23/11/2021).

Tampil sebagai pemenang dari tiga kontestan adalah Jan Pieter Sormin dengan meraih 579 suara. Di urutan kedua calon petahana Pola Simatupang dengan 237 suara disusul Sarito Sormin dengan 3 suara. 

Kemenangan Jan Pieter pada pilkades yang berlangsung aman dan tertib disambut gembira warga Desa Lumban Sormin yang ada di kampung dan perantauan.

Setengah jam pasca penghitungan suara, di medsos Lumban Sormin Nauli, ucapan selamat kepada Jan Pieter terus mengalir. Ini bukti, bahwa warga Desa Lumban Sormin yang di kampung dan di perantauan mendukung Jan Pieter dalam membangun dan mempersatukan masyarakat Desa Lumban Sormin ke depan.

Selain ucapan selamat, motivasi dan dukungan terus mengalir kepada pria yang memperistri boru Sinaga ini.

Jan Pieter awalnya maju sebagai kades atas permintaan orangtua-orangtua di Desa Lumban Sormin. Permintaan ini sempat ‘ditolak’ Jan Pieter karena menurutnya kurang siap, terutama masalah dana.

Namun dengan harapan dan dukungan para orangtua, pria yang memiliki 4  anak ini akhirnya luluh. Dia pun diberangkatkan maju sebagai calon kades.

Sadar tak memiliki finansial, Jan Pieter terus melakukan pendekatan kepada warga terutama acara sosial.  “Berat memang dek, tapi karena permintaan dan dukungan orangtua, kita maju,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ada kekhawatiran terkait finansial, namun di hari H, kekhawatiran itu sirna. Warga membuktikan ucapan dan janji untuk mempercayakannya memimpin Desa Lumban Sormin. Ia menang telak.

Kini beban berat berada di pundak pria yang sempat bercita-cita jadi TNI ini. Lagi-lagi karena finansial, pria kelahiran Dusun Simaninggir yang merupakan dusun terujung di Desa Lumban Sormin gagal memakai dinas loreng, kebanggaaan TNI.

Kegagalan ini membuatnya sempat ‘menghilang’ beberapa tahun. Pria kelahiran 1970 ini kembali bersama keluarga ke tanah leluhur, Desa Simaninggir. Menutupi kebutuhan keluarga, ia bertani. 

Sosok dan kepribadiannya yang mengayomi, terutama kawula muda membuat ia disayangi warga. Hal ini dibuktikan sejak mulai sekolah dasar hingga SMP. Anak seusianya hingga di bawahnya sangat senang padanya.

Jan Pieter dalam visi dan misinya akan membuat perubahan di Desa Lumban Sormin, terutama pembangunan, kebersamaan serta serta menyatukan masyarakat. (ka) 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini