Melawan, Residivis Pelaku Curat Ditembak Tekab Polsek Medan Helvetia

Sebarkan:

Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean.SH.SIK.MH saat menginterogasi tersangka. 


MEDAN | Dua dari Tiga pelaku pencurian dan pemberatan di wilayah Kota Medan dapat dibekuk dan dilumpuhkan Tekab Polsek Medan Helvetia pada Selasa (05/10/2021) sekira pukul 18.30 wib. 

Pelaku HT (47) sedang berada di sebuah warnet Galang yang terletak di Jalan Gatot Subroto kelurahan Sei Sekambing CII Medan Helvetia. 

Dari hasil pengakuan HT saat diinterogasi di Warnet Galang, ia mengakui perbuatannya dan melakukan aksinya tidak sendiri, namun bersama  temannya berinisial MS. 

"Pada saat kami akan melakukan pengembangan dan penangkapan terhadap salah satu pelaku berinisial MS (38), pelaku HT (24) warga Jalan Pembangunan Helvetia Timur melakukan perlawanan, sehingga kami mengambil tindakan tegas dan terukur, " kata Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean.SH.SIK.MH. 

Adapun modus operandi para pelaku, terlebih dahulu para pelaku menggambar keadaan Bengkel Master Ban, kemudian setelah keadaan aman, para pelaku melakukan aksinya, yaitu melakukan pencurian di Bengkel Master Ban. 

"Sedangkan motifnya ingin menguasai barang milik korban Feru Irawan dan menjualnya untuk mendapatkan uang, " pungkas Kapolsek. 

Dalam aksinya masing - masing pelaku mempunyai peran, HT dan MS membuka pintu bagian belakang rumah, yang mana di pintu tersebut terdapat kasa nyamuk dibagian pintu tersebut, selanjutnya HT membuka kasa nyamuk tersebut dengan menggunakan sebuah linggis dan memasukan tangan kanannya untuk membuka engsel pintu tersebut, dan saat pintu tersebut terbuka HT kembali ingin mencongkel pintu kayu bagian dalam, namun tidak terkunci hanya di ganjal kompresor. 

Selanjutnya para pelaku HT dan MS (38) Jalan Masjid Helvetia Timur masuk kedalam Bengkel Master Ban dan mengambil barang - barang yang menurut pelaku dapat di jual nantinya, sedangkan pelaku HS (45) Pancur Batu (DPO) stand by di luar Bengkel Master Ban sebagai pemantau situasi keadaan diluar. 

Setelah selesai melakukan aksinya para pelaku meninggalkan Bengkel Master Ban dengan menggunakan Honda Mio warna Putih BK 2205 ABN dengan cara berboncengan tiga sambil membawa hasil aksi kejahatannya. 

Dalam kasus ini, Kepolisian menyita beberapa barang bukti hasil dari kejahatan para pelaku berupa satu unit sepeda motor yamaha mio warna putih dengan nomor Polisi BK 2205 ABN, delapan buah Ban dalam sepeda motor, satu kotak Laptop merek Asus, satu buah linggis, satu topi warna merah berlogo Barcelona, dan satu potong kaos oblong warna merah hitam, satu buah Flash Disk yang berisikan rekaman CCTV pada saat pelaku melakukan pencurian di Master Ban serta uang tunai senilai Rp.70 ribu. 

"Pelaku kami kenakan pasal 363 Ayat (2) KUHPidana dengan ancaman kurungan badan selama 9 Tahun Penjara dan kepada pelaku HS tetap kami lakukan pengejaran, " tegas Kapolsek. (ka) 
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini