-->

HNSI Medan Berbagi 200 Karung Beras

Sebarkan:


BELAWAN
| Dalam rangka meringankan beban masyarakat khususnya nelayan yang terdampak Covid 19, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan berbagi 200 karung beras ukuran 5 Kg di depan Kantor HNSI Medan, Komplek Belawan Lokomotif Sqare, Blok A, No. 3, Jl.  Stasion,  Belawan,  Jumat (23/10/2020).


"Semoga bantuan sederhana ini bisa meringankan beban masyarakat terutama nelayan dalam menghadapi dampak Covid 19," kata Ketua HNSI Medan Abdulrahman alias Atan. 

Hadir dalam acara itu, Ketua HNSI Sumut Zulfahri Siagian,  Kadis Perikana,  Pertanian dan Peternakan Kota Medan Ir.  Ikhsar Rasyid Marbun,  penguruh HNSI Medan,  Karang Taruna Belawan dan Muspika Belawan, Humas Pelindo 1 Belawan Aulia, GM PLN Belawan Topan.

Sementara itu, Ketua HNSI Sumut Zulfahri Siagian memberi apresiasi kepada HNSI Medan yang telah sering berbuat membantu nelayan. "Semoga kegiatan ini berkelanjutan terutama pada masa pandemi Covid 19 yang belum kita tahu kapan berakhir," katanya. 

Kadis Perikana,  Pertanian dan Peternakan Kota Medan Ir.  Ikhsar Rasyid Marbun mengatakan pihaknya akan terus mendukung semua program nelayan terutama dalan hal upaya peningkatan kesejahteraan dan perekonomian. 

"Kami siap membantu dan semoga HNSI Medan bisa menjadi penghubung yng baik antara nelayan dan pemerintah, " ujarnya. 

Mewakili BUMN yang hadir dalam acara tersebut,  GM PLN Belawan Topan mengatakan pihaknya juga telah memberikan stimulus untuk pelanggan PLN.  "Untuk daya 450 watt tagihan listriknya digratiskan. Sedangkan untuk pelanggan 900 watt, sebahagian diantaranya pembayar tagihan listriknya dipotong 50 persen, " katanya. 

Pada acara sebelumnya yakni pemberian 200 masker kepada masyarakat Kapolsek Belawan Kompol DJ. Naibaho mengatakan,  pihaknya akan terus menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan melaksanakan tatanan hidup baru atau new normal. 

"Kami sangat mengapresiasi yang dilakukan HNSI ini.  Sebuah gerakan sederhana namun sangat berarti dalam upaya pembeyebaran Covid 19," katanya. (RE Maha/REM)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini