Jadi Kurir Sabu, Warga Medan Selayang Dituntut 9 Tahun

Sebarkan:


Medan | Muhammad Rizky Kurniawan (21), terdakwa kurir sabu seberat 8,62 gram dalam sidang lanjutan secara video conference (online) di ruang Cakra 3 PN Medan, Selasa (11/08/2020) dituntut hukuman 9 tahun penjara.

Selain itu warga Jalan Asoka Pasar I Gang Fahmi, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan dituntut JPU Rosinta agar didenda Rp1 miliar subsidair (bila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana) 6 bulan kurungan.

Dari fakta terungkap di persidangan JPU menilai pidana Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, telah memenuhi unsur.

Yakni melakukan percobaan atau permufakatan jahat, tanpa hak atau melawan  hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika Golongan I jenis sabu seberat 8,62 gram.

Usai mendengarkan tuntutan dari JPU, majelis hakim diketuai Dominggus Silaban menunda persidangan pekan depan dengan agenda nota pembelaan (pledoi) dari terdakwa.

Sementara mengutip dakwaan, Selasa (14/1/2020) sekira pukul 14.00 WIB, petugas kepolisian mendapatkan informasi bahwa Andika (terdakwa berkas terpisah, red) dapat menyediakan narkoba jenis sabu.

Atas informasi tersebut, petugas menghubungi Andika dengan cara memesan sabu dan kemudian petugas kepolisian beserta informan sekira pukul 14.30 wib bertemu sesuai kesepakatan di bilangan Jalan Seroja dengan Andika.

Saat bertemu dengan Andika, petugas melihat terdakwa Rizky mengantarkan sabu kepada Andika dan pada saat itu juga petugas kepolisian langsung mengamankan Andika dan terdakwa Muhammad Rizky.

Terdakwa Muhammad Rizky mengakui bahwa ia sebelumnya dihubungi Kak Lina (DPO) dan menyuruhnya mengantarkan sabu sebanyak 2 bungkus seberat 8,62 gram dengan harga Rp6.200.000 kepada Andika. (RbS)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini