-->

Genset Rusak Saat Listrik PLN Padam, DPRD Tebingtinggi Kecam RSUD Kumpulan Pane

Sebarkan:
TEBINGTINGGI | Ketua Komisi I DPRD Tebingtinggi, Anda Yasser menyayangkan ketidaksiapan RSUD Kumpulan Pane dalam melayani pasien. Katanya, alasan kerusakan genset di saat pemadaman listrik tadi pagi, Sabtu (15/8/2020) sehingga menyebabkan tidak berfungsinya semua fasilitas rumah sakit termasuk alkes berbasis elektronik, efeknya sangat fatal.

Seperti diketahui, sejak pagi hari tadi, PT PLN melakukan pemadaman listrik di wilayah Kota Tebingtinggi. Banyak masyarakat mengutuki kinerja perusahaan listrik negara itu. Apalagi, waktunya terbilang lama. Mulai dari pukul 09.00 wib hingga pukul 15.00 wib.

Banyak aktifitas menjadi terganggu. Termasuk pelayanan medis di RSUD Kumpulan Pane, milik Pemko Tebingtinggi. Ruangan yang terlindungi dari sinar matahari, seharian menjadi gelap meski di siang hari.

Ruangan yang berisi pasien dan keluarga yang menunggu, menjadi gerah tanpa kipas apalagi AC. Pemandangan menjadi sangat tak sedap, lantaran banyak orang sakit yang terbaring membuka sebagian pakaiannya.

Ruang radiologi dan IGD yang biasanya tak pernah lepas dari dinginnya AC, terasa begitu sesak. Bahkan mencekam meski di siang bolong.

BACA JUGA: Pasien RSUD Kumpulan Pane Kegerahan

Direktur RSUD Kumpulan Pane, dr Yonly yang ditanyai perihal kondisi itu mengatakan, genset yang ada di rumah sakit tersebut sedang rusak.

Meski dia mengatakan petugas teknisi sedang meluncur untuk memperbaiki genset, namun faktanya fasilitas baru bisa digunakan lagi setelah listrik PLN menyala di sore hari.

Ketua Komisi I DPRD Tebingtinggi, Anda Yasser mengatakan, dengan kejadian tersebut seharusnya pihak manajemen RSUD sudah harus siap dengan cadangan genset yang harus kondisi siap pakai.

"Ini kelalaian yang tidak boleh terulang kembali atas kejadian ini. Karena bisa berakibat fatal untuk pasien dan untuk alat kesehatan yang bisa jadi rusak dan juga alat penting lainnya. Untuk itu Direktur RSUD harus memberikan teguran keras kepada penanggungjawab masalah insatalasi," ketusnya.(red)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini