-->

Setukpa Polri Tingkatkan Iman dan Taqwa Serdik

Sebarkan:
FOTO BERSAMA: Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S I.K., M.Hum foto bersama dengan tokoh agama. 

JAKARTA | Setukpa Polri melaksanakan pembukaan kegiatan SENSASI ( Sentuhan Satu Jam Agama SIP 49 Penuh Inspirasi) pada Selasa (28/6/2020).

Kegiatan tersebut dibuka langsung Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S I.K., M.Hum beserta tokoh agama diantaranya Islam, Khatolik, Protestan dan Hindu dan peserta didik SIP angkatan ke-49 TA. 2020 dalam video conferece di central vcon Setukpa Gedung Anton Sudjawo. 

Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto memberikan pengarahan kepada siswa SIP ke-49 bahwa kegiatan ini sebagai pengganti kegiatan di Setukpa selama serdik masih berada di rumah masing-masing.

"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan iman dan taqwa serdik yang dapat diaplikasikan di masyarakat bahwa instansi Polri sebagai contoh yang baik dan sebagai sarana untuk menebar kebaikan di satuan kerja masing masing peserta didik," ujar Mardiaz.

Harapan Kasetukpa Lemdiklat Polri dengan adanya kegiatan ini agar siswa bisa memiliki moral yang baik, dapat menjadi pemimpin dalam keluarga dan masyarakat setempat dan dengan kegiatan ini dapat menjadi role model yang dapat dicontoh oleh peserta didik untuk selalu mengedepankan pendekatan keagamaan dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat agar terciptanya harkamtibmas. 

Dalam program acara SENSASI malam hadir pembicara diantaranya Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K.,M.Hum (Kasetukpa Lemdiklat Polri), Ustadz Zulfan Nababan, Ustadz Zam Zam (dari tokoh agama Islam), Romo Dwi (tokoh agama Katholik), Pendeta Ferry Wulur (tokoh agama Protestan) dan AKBP I Ketut Pengadilan, S.H.,M.H (tokoh agama Hindu). 

Kasetukpa juga menyampaikan program Sensasi ini juga dapat diikuti oleh seluruh keluarga peserta didik di rumah masing masing.

Materi yang disampaikan para pembicara diantaranya Subbid Islam Isi Muzakarah Adab adab agama sehari-hari berkenaan dengan Adab Wuduk/Bersuci, Adab Istinjak (Buang Air Besar dan Air Kecil), Adab Mandi Junub, Adab Suami Istri, Adab Mendidik Anak menjadi anak yang sholeh sholehah, Adab Bergaul dengan nasyarakat (tetangga lingkungan, teman dan pimpinan di kantor & masyarakat luas). 

Mudzakarah Adab adab lain-lainnya Majelis Belajar dan Mengajar Al Qur'an berkenaan dengan memperbaiki bacaan dalam sholat. Menghafal surat surat pendek Al Qur'an (minimal 10 surat terakhir Al Qur'an). 

Subbid Kristen Katolik dan Protestan yakni pelatihan memimpin liturgi dan Oikumene dalam level regudm dan tim.

Subbid Hindu/Budha/konghuchu yakni pelatihan memimpin, persembahyangan di Pura, persembahyangan Welangsasih dan lain-lain.

"Sedangkan target kegiatan yakni setiap Serdik Sip 49 setelah lulus diharapkan mampu memahami dan mempraktekkan ajaran agamanya masing masing dalam kehidupan serta mampu memimpin pelaksanaan kegiatan keagamaan dalam lingkungan masyarakat nya," tambah Mardiaz.

Terang Mardiaz, ketika Serdik dapat memahami sedikit banyak tentang ajaran agamanya masing masing dan mampu mengamalkan serta memimpin pelaksanaan ibadah di agamanya masing masing, maka akan melahirkan sosok insan kepolisian Promoter yang sejati, yang mencintai dan dicintai Tuhan Yang Maha Kuasa, keluarganya, rekan rekan sejawat dan pimpinan di kepolisian, masyarakat luas, bangsa dan negara, serta dapat menjadi Penggerak C contoh tauladan yang baik di tengah tengah kehidupannya. (r/ka)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini