Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Mantan Panglima TNI Meninggal Dunia, Kodim 0209/LB Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Tim Redaksi: Minggu, 10 Mei 2020 | 16:30 WIB

Mantan Panglima TNI ke-16 Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso.
LABUHANBATU - Kabar duka datang dari keluarga besar TNI/TNI AD. Mantan Panglima TNI ke 16 periode (28 Desember 2007-28 September 2010), yang juga mantan Kasad Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, meninggal dunia.

Menurut rilis resmi dari Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus yang diterima Metro-online.co, Djoko Santoso menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (10/5/2020) pukul 06.30 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, dikarenakan sakit.

Mendengar kabar itu, ucapan duka dari berbagai kalangan terus datang, termasuk Komando Distrik Militer (Kodim) Labuhanbatu yang dipimpin oleh Letkol Inf Santoso.

Menurut Dandim Labuhanbatu, semasa menjabat, Almarhum Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso begitu tegas serta mengayomi anggota.

Saat mendengar kabar duka ini pun menjadi duka yang mendalam bagi seluruh TNI AD termasuk Kodim 0209/LB.

"Kami keluarga besar Kodim Labuhanbatu mengucapkan rasa dukacita yang mendalam atas kepergian Almarhum Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso. Semoga tenang di surga, bagi keluarganya diberikan ketabahan. Sebagai bentuk penghormatan kepada Almarhum, Kodim juga mengibarkan bendera setengah tiang selama 6 hari kedepan,” sebut Dandim.

Dijelaskan Kadispenad bahwa jenazah Almarhum setelah prosesi perawatan jenazah di Rumah Duka RSPAD Gatot Soebroto, Almarhum dibawa ke rumah duka yaitu di Jalan Bambu Apus Raya nomor 100 RT 12/RW 3, Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Selanjutnya, jenazah Almarhum akan diberangkatkan dari rumah duka pukul 13.00 WIB menuju pemakaman Sandiego Hills, Karawang Jawa Barat dan dilaksanakan upacara pemakaman secara militer sekitar pukul 14.00 WIB.

"Sebelumnya, Almarhum menjabat Kasad ke-24, sejak tanggal 18 Februari 2005 hingga 28 Desember 2007," ujar Kadispenad.

Pria sosok yang tegas dan perhatian terhadap para prajurit ini meninggalkan seorang istri yaitu Angky Retno Yudianti dan 2 orang anak yaitu Andika Pandu Puragabaya dan Ardhya Pratiwi Setiowati. (Husin)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html