Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

1 Supir Reaktif Covid-19 dalam Rapid Test di PT Bridgestone, Kapolres Simalungun Ingatkan Instruksi Kesehatan

Tim Redaksi: Rabu, 06 Mei 2020 | 19:22 WIB

SIMALUNGUN - Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu memantau langsung pemeriksaan Rapid Test terhadap para supir dan kernet yang menyetor getah ke pabrik PT Bridgestone.

Pemeriksaan Rapid Test dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun di Hall (Gedung Olah Raga) PT Bridgestone Nagori Dolok Merangir I, Kabupaten Simalungun, Rabu (6//5/2020).

Saat pemeriksaan Rapid Test, Kapolres tampak didampingi Kabag Ops Kompol YL Widodo, Kasat Reskrim AKP M. Agustiawan, Kasat Intelkam AKP Restuadi, Kapolsek Serbelawan AKP Bambang Priyatno, Danramil 05/Serbalawan Kapten Inf Hairul Hadi, Kepala Puskesmas Serbalawan dr.Sri Mardiani, Pangulu Nagori Dolok Merangir I, Manager dan Staff Perusahaan PT. Bridgestone BSRE.

Kepala Puskesmas Serbalawan dr.Sri Mardiani menyampaikan ada sebanyak 111 orang diperiksa, dari hasil Rapid Test ada satu orang supir dengan hasil Reaktif dan sudah dikarantina.

Pada kesempatan itu, Kapolres Simalungun mengatakan berdasarkan laporan informasi masyarakat bahwa PT Bridgestone masih menerima supir dan kernet truk getah yang menyetor berasal dari Luar Daerah Provinsi Sunatera Utara.

Kepada pihak perusahaan, Kapolres menyampaikan, dalam membeli getah dari luar daerah agar di perhitungkan kembali mengingat saat ini sedang mewabahnya Virus Corona (Covid 19).

"Seorang supir usia 49 tahun dengan hasil reaktif berasal dari luar Sumatera Utara. Getah yang disetor juga berasal dari luar daerah Sumatera Utara," kata Kapolres.

Kapolres meminta agar segera menjalani Isolasi selama 14 hari di Rumah Sakit Umum Perdagangan. Selanjutnya teman atau kernet dari supir tersebut juga harus lebih detail untuk dilakukan pemeriksaan.

Kepada Manager dan Staff Perusahaan PT. Bridgestone BSR, Kapolres menegaskan agar mengikuti instruksi kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 ini dengan menyiapakan seluruh fasilitas yang dianjurkan, seperti ruang penyemprotan disinfektan.

"Bukan hanya untuk manusianya saja namun kendaraan yang datang juga harus diberi penyemprotan, tempat pencuci tangan, masker serta pengawasan kepada para supir yang ada, dan tidak lupa pihak perusahaan juga harus bertanggung jawab untuk kebersihan dimana para supir ini ditampung, jangan nanti menjadi sumber penyakit dari sini," ujar Kapolres dengan tegas. (John)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html