Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Sweeping Penutupan Warung Boru Manullang Secara Paksa Ormas Berujung ke Polisi

Tim Redaksi: Rabu, 29 April 2020 | 21:47 WIB

DELI SERDANG | Kejadian penutupan warung milik Ramliah Manullang (47) warga Desa Batang Kuis Pekan pada selasa 28 april 2020 pkl 17.45 wib kemarin oleh kelompok Ormas Front Pembela Islam (FPI) Kecamatan Batang Kuis Deliserdang yang dipimpin oleh Ketua FPI Batang Kuis dikarenakan warung tersebut menjual tuak di saat Bulan Suci Ramadhan.

Sejumlah orang kelompok ormas FPI melakukan sweeping ke warung tuak milik Boru Manullang dan dengan memaksa pemilik warung menutup warung tuak tersebut, terjadi pertengkaran mulut antara massa ormas dengan pemilik warung.

Kapolsek Batang Kuis AKP Simon Pasaribu SH dan anggota turun ke lapangan dan mengamankan di TKP, untuk menghindari keributan tersebut kedua belah pihak di bawa ke Polsek Batang Kuis.

Selanjutnya oleh Kapolsek Batang Kuis di berikan arahan kepada kedua belah pihak agar tidak mengulangi perbuatannya, namun karena kedua pihak belum tercapai kata sepakat sehingga keesokan harinya rabu 29 april 2020 kembali Kapolsek dan muspika melakukan pertemuan dengan kedua pihak, dihadiri juga Kasat intelkam Polresta Deli serdang AKP Amir Sinaga SH dalam pertemuan tersebut dan kuasa hukum ibu Ramliah Manullang pemilik warung.

Dalam pertemuan tersebut Ketua Ormas FPI Batang Kuis meminta maaf kepada pemilik warung ibu Ramliah Manullang dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kembali (tertuang dalam surat pernyataannya).

Sedang ibu Ramliah Manullang selaku pemilik warung dalam kesempatan tersebut walaupun sudah memaafkan tetapi tetap akan membuat laporannya di Polresta Deli Serdang, selanjutnya pertemuan selesai dan ibu Ramliah Manullang di dampingi Kapolsek Batang Kuis dan kuasa hukumnya membuat laporan ke Polresta Deli Serdang.

Saat dikonfirmasi Rabu 29/04/2020 Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi mandagi SiK, mengatakan “Diharapkan kepada semua pihak agar tidak membesar besarkan masalah ini karena kami pihak kepolisian sudah menanganinya, percayakan proses nya kepada kepolisian dan akan kami selesaikan dengan baik dan tuntas” ujarnya

Lanjut Kombes Yemi, karena saat ini situasi bulan puasa dan wabah corona diharap semua pihak memahami itu dan percayakan kepada kepolisian untuk menangani permasalahan tersebut.(wan)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html