Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pelaku Begal Ditangkap Korbannya, Polsek Delitua Dituding Tak Kerja

Tim Redaksi: Selasa, 21 April 2020 | 00:23 WIB

DELITUA | Ramadina Nasution (35) merupakan korban pembegalan di Underpas Titikuning. Dia sangat menyesalkan kinerja Polsek Delitua lantaran dinilai tidak dapat bekerja secara maksimal dalam mengungkap kasus begal yang dialami korban saat di underpas titikuning pada Rabu (15/4) sekira pukul 20.30 Wib lalu.

" Cukup kesal, saya rasa kapolsek ini tidak serius mengungkap kasus begal yg saya alami," kata Ramadina Nasution kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Polsek Delitua, Senin (20/4) sekira sore.

"Kurang apalagi saya selaku korban, pelaku yang melakukan pencurian terhadap sepeda motor dan anting saya yang dicurigai rekan pelaku begal sudah berhasil saya tangkap dengan kerabat saya. Dan pelakunya itu sudah diserahkan ke polsek delitua guna pemeriksaan lebih lanjut. Harusnya dengan begitu polisi sudah bisa melakukan pengembangan kasus guna mengungkap pelaku-pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi pembegalan dan pencurian itu," ungkap Ramadina dengan kesal.

Lanjut Ramadia, bahwasanya polisi juga belum berani memastikan kalau pelaku dikatakan sebagai tersangka penggelapan sebelum ada keterangan saksi, sebab kunci sepeda motor korban didapat pelaku dari keluarga korban sendiri.

Untuk kasus ini, korban berharap supaya polisi harus mengungkap kasus yang yang dialaminya dan juga segera menangkap pelaku yang ikut serta dalam aksi begal dan pencurian yang menimpa dirinya termasuk pelaku penadahnya.

" Polisi menunggu apalagi, alamat penadah sudah diketahui dari keterangan pelaku yang sudah ditangkap kemarin, ya seharusnya polisi langsung menangkapnya," ketus Rahmadina.

Dijelaskan korban, mengenai laporan begal dialaminya polisi mengatakan akan menyusul hingga BAP pelaku selesai.

Ramadina juga menerangkan, kalau sebelumnya, dirinya juga sudah sebanyak lima kali membuat laporan pengaduan (LP) ke polsek delitua terkait kasus pencurian, tapi tidak ada satupun kasus yang dilaporkanya itu berhasil terungkap oleh kepolisian.

Dimana sebelumya, Ramadina Nasution warga Jalan Karya Kasih, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor komplek Palem Indah Residen, di begal oleh 2 orang tidak dikenal mengendarai sepeda motor di Underpas Titikuning Jalan AH Nasution Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Rabu (15/4) malam pukul 20:30 WIB.

Akibatnya, korban nyaris tewas dan terpaksa dilarikan ke RS Mitra Sejati karena tidak sadarkan diri. Karena luka dibagian kepala belakang, kening, tangan dan kedua kaki mengalami cukup parah.

Saat itu korban baru pulang mengantarkan putrinya ke rumah mertuanya di jalan BZ Katamso Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan. Setelah diantar, korban pun kembali ke rumahnya. Di perjalanan tepatnya di lokasi sepeda motor Honda Bead warna putih BK 2915 AHW yang dikendarai korban dipepet 2 orang tidak dikenal langsung menarik tas warna coklat korban yang terbuat dari rotan.

Karena tas yang ditarik pelaku tidak terlepas, lalu pelaku menendang perut korban, sehingga korban tercampak dan terseret di aspal. Melihat korban terkapar, pelaku pun berhenti dan kembali merampas tas korban dan kembali menyeret korban, sehingga pelaku kembali mengajar korban dengan meninju wajah dan kepala menggunakan yang diduga senjata tumpul sehingga korban pingsan.(Jassa)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html