Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Antisipasi Covid-19, Kendaraan Umum Wajib Diperiksa di Pintu Masuk Kota Siantar

Tim Redaksi: Selasa, 07 April 2020 | 15:31 WIB

PEMATANGSIANTAR - Guna menanggulangi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), seluruh kendaraan umum wajib berhenti di pintu masuk Kota Pematangsiantar.

Selanjutnya, pengemudi dan penumpang akan diperiksa kondisi kesehatannya. Kemudian, kendaraan akan disemprot menggunakan cairan disinfektan.

Kebijakan ini diambil Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai salah satu langkah menanggulangi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), di pintu masuk Kota Pematangsiantar didirikan posko yang dilengkapi petugas.

Mereka yang akan bertugas menghentikan kendaraan umum yang akan masuk ke Kota Pematangsiantar.

Untuk memastikan kesiapan posko dan petugas, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Kusdianto SH meninjau langsung pos wilayah perbatasan di Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, yang merupakan pintu masuk dari Kota Medan, Selasa (7/4/2020).

Saat meninjau pos wilayah, Kudianto didampingi Staf Ahli Pardamean Silaen, Kepaka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Midian Sianturi, Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Mardiana SH, dan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Esron Sinaga MSi. Kusdianto mengatakan, posko tersebut dibentuk bertujuan mengurangi dampak penyebaran Covid-19 melalui penumpang bus atau kendaraan umum lainnya.

Covid-19, lanjut Kusdianto, tidak bisa disepelekan karena sudah menjadi masalah bersama, sebab penyebarannya sudah sangat luas. Untuk itu semua pihak diharapkan saling berkoordinasi dan berkomunikasi.

"Karena Covid-19 yang kita hadapi adalah yang tidak kelihatan, jadi kita selalu waspada dan selalu menjaga kebersihan, serta senantiasa gunakanlah masker," kata Kusdianto.

Kadishub Pematangsiantar Esron Sinaga menambahkan, seluruh penumpang kendaraan umum, baik bus maupun angkutan travel diperiksa dan didata supaya bisa diketahui kondisi kesehatannya.

"Kita lakukan untuk mengantisipasi semakin menyebarnya Covid-19," ujar Esron. (John)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html