Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Ormas Islam Datangi Gedung DPRD Labuhanbatu

Tim Redaksi: Jumat, 06 Maret 2020 | 17:48 WIB



LABUHANBATU-Puluhan orang mendatangi gedung DPRD Labuhanbatu jalan sisingamangaraja, kecamatan rantau selatan kabupaten labuhanbatu, sumatera utara
Jumat (6/3/2020) pukul 11.00 wib

Puluhan orang yang terdiri dari bebera ormas islam yaitu FPI,KUPAZ,SOBAT,KOPI,IBNU SABIL,ISAROH, yang tergabung dalam wadah AL UOIS mendatangi gedung DPRD labuhanbatu dengan tujuan mendatangi komisi II DPRD LABUHANBATU.

Di ruang rapat komisi II, para ormas islam yang tergabung dalam wadah AL UOIS di di terima langsung oleh ketua komisi II H. FAUJI beserta anggota komisi II dan juga di sambut langsung oleh Wakil Ketua DPRD LABUHANBATU ABDUL KARIM HASIBUAN.

Dalam pertemuan tersebut, ketua KUPAZ indonesia USTADZ ALFAN menyampaikan kepada anggota dewan bahwa tujuan mereka datang ke anggota dewan adalah untuk memnyampaikan permasalahan umat di labuhanbatu.
Semakin meresahkan masyarakat labuhanbatu tentang makanan haram yang terdapat di supermarket BRASTAGI, kami langsung terjun kelapangan dan melihat langsung ke supermarket brastagi bahwa setelah bapak bapak dewan infestigasi ke brastagi kami juga kroscek ke sana, ternyata masih banyak makanan yang mengandung bahan bahan yang tidak halal bertebaran di supermarket brastagi, ini kami langsung bawa semple nya. Tandas beliau

Di tempat yang sama, ketua FPI labuhanbatu USTAD BADARUDDIN BARUS menyampaikan, kalau pemerintah dan anggota dewan tidak bisa menegur atau tegas terhadap supermarket brastagi dan supermarket lain yang menjual makanan haram tetapi tidak di labelin dan tidak di tempatkan di tempat yang selayaknya, maka kami ormas islam yang akan langsung turun tangan.tegas beliau

begitu juga tanggapan dari ketua IBNU SABIL LABUHANBATU menambahkan bahwa kami juga masyarakat sangat resah tentang menjamurnya rumah makan yang tidak halal di seputaran jalan imam bonjol rantauprapat,
Mereka tidak membuat keterangan di rumah makan tersebut kalau rumah makan itu adalah rumah makan tidak halal.apakah mereka ada izin nya ?? Apakah memang boleh menjual makanan itu di tengah kota ??..tegas beliau

Abdul Karim Hasibuan selaku wakil ketua DPRD labuhanbatu menanggapi pertanyaan dari para ormas islam bahwa segala keresahan yang di sampaikan oleh para ustadz ustadz kami ini adalah masalah yang sangat urgen, kami sudah memberi surat panggilan kepada pihak brastagi untuk duduk bersama dengan kami dan unsur muspika, tapi pihak brastagi tidak mengindahkan panggilan kami,
Tapi masalah ini akan terus kami proses dan masalah ini sudah kami sampaikan ke MUI SUMATERA UTARA dan BPPOM sumatera utara untuk menindak lanjuti masalah di labuhanbatu ini. Tanggap beliau

Ketua komisi II DPRD labuhanbatu menyampaikan bahwa permasalahan umat islam ini akan kita proses terus, kita akan kroscek langsung ke lapangan bagaimana status rumah makan yang berada di jalan imam bonjol itu dan kita akan tertibkan supaya tidak mengganggu umat islam yang berada di labuhanbatu. Ucap beliau

Setelah selesai pertemuan, salah satu perwakilan dari ormas islam menyampaikan bahwa kami akan menunggu hasil dari pertemuan ini, kalau tidak ada hasilnya maka kami akan gerak langsung....tegas beliau

(Husin)



Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html