Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Cegah Covid-19, Dispar Samosir Minta Tempat Usaha Sediakan Hand Sanitizer

Tim Redaksi: Selasa, 31 Maret 2020 | 17:25 WIB

SAMOSIR - Sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19), Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Samosir meminta agar setiap tempat usaha pariwisata menyediakan fasilitas Hand Sanitizer atau sabun pencuci tangan, alat pengukur suhu tubuh dan jika memungkinkan melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi usaha.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pariwisata Samosir, Dumosch Pandiangan kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (31/3/2020).

Dijelaskannya, bahwa himbauan itu juga dipertegas melalui surat edaran nomor: 556/119/DISPAR-V/III/2020 tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Penularan Covid-19.

Selain itu, agar setiap hotel menyediakan informasi tentang fasilitas kesehatan dan rumah sakit terdekat untuk memantau kondisi kesehatan para tamu yang menginap di hotel.

Agar pengelola hiburan malam seperti Karaoke, Pub, Klub Malam, Spa, Diskotek, Panti Pijat, Sauna dan usaha sejenisnya yang dikhawatirkan menjadi sarana kontak dan penularan Covid-19 mengambil keputusan yang dianggap sangat mendesak untuk menutup usaha dimaksud sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

"Tetap menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan individu serta higienis makanan dan minuman yang disediakan di restoran atau rumah makan," ujar Dumosch.

Ditanya efek akibat Covid-19 ke tingkat kunjungan wisatawan, Dumosch Pandiangan membenarkan bahwa dengan adanya informasi tentang Covid-19 jumlah kunjungan wisatawan ke Samosir mengalami penurunan drastis dibandingkan pada bulan-bulan berikutnya.

Dan bahkan untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut, objek wisata yang dikelola oleh pemerintah kabupaten untuk sementara waktu ditutup.

"Sekali lagi kami juga menghimbau kepada seluruh pelaku usaha dan wisatawan agar mematuhi himbauan tersebut. Dengan harapan Samosir dapat terhindar dan bebas dari penyebaran Virus Corona demi terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera yang berdaya saing berbasis pertanian dan pariwisata," tegas Dumosch Pandiangan. (HJS)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html