Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

4 Warga Sumut Diduga Terinveksi Virus Corona Dirawat di RSUP Haji Adam Malik Medan

Tim Redaksi: Kamis, 05 Maret 2020 | 09:17 WIB

Pihak medis berikan keterangan pers
MEDAN | Diduga terinfeksi virus corona (COVID-19) sebanyak 4 orang warga di Sumatera Utara (Sumut) sempat harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, dalam kurun waktu beberapa hari terakhir.

Keempatnya, masing-masing satu pasien dirujuk dari Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, satu pasien dari RSU Murni Teguh, satu pasien dari Klinik di Medan, dan satu lagi dari RS di Padangsidimpuan.

PIC Tim Penyakit Infeksi New-Emerging (PINERE) RSUP Haji Adam Malik dr Ade Rahmaini SpP menegaskan, dari keempat pasien tersebut tidak ada satu pun pasien yang suspect ataupun positif COVID-19. Adapun pasien dari RSU Haji dan RSU Murni Teguh dirujuk kemarin, pasien dari Padangsidimpuan pada dinihari tadi, dan pasien dari klinik datang karena keinginan sendiri.

"Saat ini keempatnya sudah di pulangkan. Namun satu pasien yang dirujuk dari RS Haji masih dilakukan pemantauan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumut," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (4/3/2020).

Ade menjelaskan, dari hasil pemeriksaan gejala klinis maupun foto thorax yang sudah dilakukan, keempatnya dalam kondisi sehat (tidak suspect (COVID-19). Adapun diagnosanya hanya infeksi saluran pernafasan saja.

"Untuk satu pasien kenapa dilakukan pemantauan, karena dia memiliki riwayat kontak dengan warga asal Singapura," jelasnya.

Sementara itu, Kassubag Humas RSUP Haji Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak menambahkan, meskipun satu pasien harus dilakukan pemantauan karena memiliki riwayat kontak dengan warga asing, pihak rumah sakit juga belum bisa memastikan bahwasanya warga Singapura tersebut terinfeksi virus corona ataupun tidak.

"Hanya saja untuk pemantauan ini bisa lebih ditanyakan ke Dinas Kesehatan Sumut saja. Karena bukan wewenang RS Adam Malik untuk memberikan penjelasan," terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim PINERE RSUP Haji Adam Malik dr Widi Raharjo SpP (K) mengatakan, untuk menghindari penularan COVID-19, dirinya mengimbau agar sedapat mungkin menghindari keramaian, sering cuci tangan, dan jangan menyentuh muka tangan dalam keadaan tangan tidak bersih.

Selain itu ia juga mengingatkan agar tetap menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), makan sehat teratur, dan rajin olahraga.

"Jadi sampai hari ini belum ada suspect COVID-19 di RS Adam Malik. Jadi untuk pasien yang dipantau tersebut kalau dia membaik makan berarti bukan (corona), dan kalau (kondisinya) memburuk maka akan dilakukan pemeriksaan lanjutan," pungkasnya.(rel)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html