Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Wabah Virus Corona, Bandara KNIA Sebut Belum Layani Penerbangan ke China

Tim Redaksi: Rabu, 05 Februari 2020 | 12:43 WIB


Deliserdang : Pihak pengelola Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA)  Deli Serdang  menyebutkan saat ini tidak melayani atau belum ada penerbangan internasional langsung dari Kualanamu ke China .hal ini di sampaikan oleh Eksekutif General Maneger PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Kualanamu Djodi Prasetyo melalui Plt Humas Paulina Simbolon, Rabu (05/02/2020).

Bandara KNIA Deli Serdang, saat ini baru melayani rute Internasional kedelapan tempat. Seperti  Amsterdam, Bangkok, Jeddah, Kualalumpur, London, Madinah, Penang dan Singapura. Sedangkan Hongkong baru kemarin berhenti beraktivitas dikarenakan ada beberapa sebab.

Dikatakannya, untuk mencegah penyebaran virus corona yang disebut sebut berasal dari negeri China itu, AP2 Bandara KNIA sudah menyusun rencana cepat dan tanggap. Bahkan beberapa kegiatan positif telah dilakukan bekerja sama dengan pihak lainnya. diantaranya dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional maupun Balai Karantina dan lainnya.

Adapun kegiatan yang telah dijalankan dengan menyediakan alat Thermal Scanner dan Surveilance Syndrome sebelum area imigrasi  Dimana alat ini dipasang untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang yang baru datang. Meski tidak melayani langsung rute Kota Wuhan, China, Bandara Kualanamu terus menggunakan alat itu untuk mendeteksi seluruh penumpang yang datang dari luar negeri,pungkasnya.

"Sejauh ini di bandar udara Internasional Kualanamu belum ada menemukan saspek bagi penumpang dari luar negeri yang masuk ke Indonesia, khususnya Sumatera Utara ," sebutnya .

Adapun garda terdepan yang melakukan pengawasan menggunakan alat pendeteksi dipegang oleh petugas KKP KNIA. Tujuannya, untuk meningkatkan pengawasan, penyelenggarakan dan kelancaran menangani pencegahan, khususnya penumpang yang datang atau berasal dari negara terjangkit.

Bukan itu saja, alat itu juga digunakan untuk pengawasan terhadap pilot, awak pesawat dan penumpang yang datang dan berasal dari negara terjangkit virus dimaksud.

Alat termal scanner yang di siapkan untuk itu bukan untuk penumpang saja, tetapi untuk semua masyarakat, termasuk pilot, awak pesawat dan lainnya

Selain tahapan pencegahan virus corona, PT Angkasa Pura II KNIA  dan pihak lainnya juga telah menyiapkan langkah cepat, terhadap penumpang, pilot dan awak kapal yang telah terpapar virus. Adapun suhu tubuh manusia normal 33,8 derajat celcius, sedangkan tidak normal bisa mencapai 38 derajat celcius.

Jadi alat Thermal Scanner dan Surveilance Syndrome itu ada di jalur kedatangan penumpang dari luar negeri atau Internasional, setiap penumpang, pilot dan awak kapal selalu dicek suhu badannya, jika suhu tubuhnya tidak normal, maka mereka akan dibawa ke satu ruangan yang telah disediakan, atau ruang wawancara mendalam (holding room). Akan tetapi, suhu badan yang tidak normal, belum bisa kita pastikan apakah itu terjangkit virus corona, biar pihak kesehatan yang menjabarkannya.

Selain kordinasi pengawasan, PT Angkasa Pura II juga selalu berkoordinasi terkait dengan jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat kepada petugas Karantina Kesehatan.

Selain ketersediaan (holding room), ada juga ruang isolasi sementara yang telah memenuhi standar kementerian kesehatan, memiliki akses langsung ke apron untuk pengangkutannyan oleh ambulance, jadi tujuannya untuk melakukan langkah cepat dan tanggap bagi penumpang, pilot maupun awak kapal yang terjangkit virus

Terakhir, manajeman PT Angkasa Pura II kantor cabang Bandar Udara KNIA juga menghimbau kepada petugas penyelenggara kebandarudaraan khususnya di jajaran terdepan untuk memakai masker untuk melindungi diri dari virus corona.

Untuk mengantisipasi agar tidak terjangkit virus corona dan lainnya, pastinya kita dari PT Angkasa Pura II harus melindungi diri. Itu makanya kita harus memakai masker, sampai dengan kondisi atau status aman.

Saat ditanya terkait ketersediaan fasilitas toilet khusus untuk area isolasi sementara yang dimaksud ,Paulina mengatakan agar mengkonfirmasi ke pihak KKP .( Wan).

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html