Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Gunakan Bahasa Batak Toba, Kasat Sabhara Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Tim Redaksi: Senin, 10 Februari 2020 | 00:33 WIB

AJAK: Kasat Sabhara AKBP Sonny W Siregar saat mengajak masyarakat untuk memberantas narkoba.

MEDAN-Sat Sabhara Polrestabes Medan melakukan Gempur Basis Narkoba (GBN) di pinggiran rel Jalan Elang 2 Perumnas Mandala Kelurahan Tegal Sari Mandala 2, Kecamatan Medan Denai, Medan, Sumatera Utara, Jumat (7/2! 2020) sore hingga petang.

Pantauan wartawan, puluhan petugas yang dipimpin Kasat Sabhara AKBP Sonny W Siregar yang mengendarai sepedamotor trail dan mobil dinas meringsek masuk ke kawasan pinggiran rel kereta api. Sejumlah pemuda dengan spontan langsung kabur melalui tembok pembatas yang berlubang.

Beberapa pemuda yang nongkrong di bawah jembatan layang/rel kereta api digeledah petugas. Namun petugas tidak menemukan benda yang mencurigakan. Selanjutnya petugas melakukan penyisiran di pinggiran rel kereta api, dan petugas menemukan bong yang baru saja digunakan untuk menggunakan sabu.

Sejumlah warga memberitahukan jika di satu rumah kosong kerap digunakan untuk menjual dan menggunakan narkoba, sehingga Kasat bersama anggotanya menggerebek lokasi. Namun rumah tersebut kosong dan para pengedar sudah kabur. 

Selanjutnya AKBP Sonny memanggil masyarakat sekitar agar berkumpul. Dengan menggunakan bahasa Batak Toba, Kasat Sabhara mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba.

"Saya meminta kepada bapak.dan ibu agar bersama-sama memerangi peredaran narkoba di Perumnas Mandala. Jangan sampai anak dan cucu kita menjadi korban narkoba. Ini saya temukan ada bong di pinggir rel," katanya.


Sonny juga mengetahui bahwa para pengedar dan pengguna narkoba  itu ada di tengah-tengah masyarakat. Ia menegaskan sudah mengetahui nama-nama para pengedar narkoba tersebut dan meminta untuk tidak mencoba-coba menjual barang haramnya di lokasi itu.

"Saya peringatkan kepada para pengedar agar jangan menjual narkoba dan terlihat di lokasi. Jika tertangkap sama kami tidak akan ada kata ampun, pasti akan kami tindak tegas," pintanya dengan tegas.

Mendengar penegasan dari Kasat Sabhara, masyarakat langsung bertepuk tangan sembari berterima kasih lantaran polisi menggerebek lokasi. Masyarakat juga berjanji akan memberikan informasi kepada polisi jika mengetahui adanya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lokasi. Selanjutnya petugas meninggalkan lokasi. (ka)



Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html