Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

GNPF Ulama dan FPI Binjai Dukung Seruan Aksi Anti Korupsi

Tim Redaksi: Kamis, 06 Februari 2020 | 16:21 WIB


BINJAI - Mencermati perkembangan penanganan kasus-kasus mega korupsi puluhan triliun rupiah yang merugikan negara dan menyengsarakan rakyat Indonesia. Pengurus pusat Front Pembela Islam (FPI),  Gerakan Nasional Pengawalan Fatwa (GNPF) ulama dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyerukan Seluruh elemen rakyat Indonesia melakukan perlawana dengan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran.

Terkait hal tersebut Ketua GNPF Ulama Binjai Sani Abdul Fattah mengatakan sangat mendukung seruan bersama Pengurus pusat Front Pembela Islam (FPI),  Gerakan Nasional Pengawalan Fatwa (GNPF) ulama dan Persaudaraan Alumni (PA) 212.

" Hal ini harus terus digaungkan karena semakin lama negeri ini semakin mengarah ke arah yg tidak jelas. Malah menyengsarakan rakyat dengan berbagai macam masalah seperti kenaikan bpjs , tarif listrik , tarif tol bahkan isu akan dicabutnya subsidi gas melon, " katanya,  Kamis (6/2/2020).

Sani mejelasakan pihaknya akan melakukan rapat untuk memastikan menggelar aksi serupa di Kota Binjai.

" Untuk hal ini , Kami masih akan membahasnya dalam rapat pertemuan dalam beberapa hari ini Inshaa Allah. Setelah ada hasil dari rapat pertemuan tersebut baru lah bisa Kami putuskan, " katanya. 

Sani menambahkan yang membuat semakin miris penegak hukum seharusnya mengusut tuntas kasus-kasus tersebut malah diam saja bahkan terkesan saling diam dan saling melindungi.

" Bahkan yang lebih parah dari itu adalah semakin tersingkapnya skandal-skandal mega korupsi yang sangat besar hingga mencapai puluhan triliunan rupiah,  yang kabarnya menyeret para punggawa dalam istana kepresidenan jokowi sendiri, " ucapnya. 

Sementara itu Plt Ketua FPI Binjai Abdurrahman (Uncu) mengatakan akan mendukung dan menjalankan perintah ormas Islam yang dipimpin Habib Rizieq Syihab 

" Ya Insha Allah kami akan jalankan perintah satu komando di FPI, Allahu Akbar, " katanya. (Ismail).

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html