Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Toke Getah Dituduh Menganiaya Seorang Warga Sampai Berdarah di Desa Batang Baruhar Jae Paluta

Tim Redaksi: Minggu, 12 Januari 2020 | 10:58 WIB

PALUTA | Warga Desa Batang Baruhar Jae, Kecamatan Padang bolak, Padang lawas utara (Paluta), Berlin Siregar (20) diduga korban tindak penganiayaan pemukulan disertai dengan pengancaman percobaan pembunuhan.

Pengakuan korban, dirinya dianiaya pada Jumat (10/1/2020) pagi oleh toke getah inisial S Harahap yang juga warga desa setempat. Lokasi kejadian di pertengahan jalan menuju desa Sipenggeng (Tano Ponggol), namun TKP yang dimaksud ini masih wilayah Desa Batang Baruhar Jae.

Diceritakan korban, dirinya saat itu mengendarai sepeda motor. Tiba tiba di tengah jalan S Harahap mencegatnya dan langsung memukul dirinya sebanyak dua kali yakni, ditelinga kanan dan pipinya. Akibat pukulan tersebut telinga kanan korban mengeluarkan darah.

Lanjutnya, melihat S Harahap saat itu menunjukkan pisau di pinggangnya dan mengatakan akan menikamnya, korban pun menghidupkan sepeda motornya dan kabur untuk menyelamatkan diri dalam keadaan telinga kanannya berdarah-darah.

"Kalo gak lari mungkin saya sudah ditikamnya juga bang," ujar berlin kepada metro-online.co saat ditemui di kantor LBH Padang lawas utara, Sabtu (11/1/2019).

Di lokasi yang sama, keterangan orang tua korban, Goloman Siregar (43) kepada wartawan mengaku sudah mendatangi Mapolsek Padang Bolak untuk membuat laporan. Namun atas saran pihak polsek dan permintaan kepala desa setempat agar persoalan tersebut didamaikan secara kekeluargaan.

"Rencananya mau duduk bersama dengan pihak yang diduga pelaku di rumah kepala desa, tapi kalo gak ada titik temu kami akan segera membuat Laporan resmi ke polisi," kata orang tua korban.

Kapolsek Padang bolak AKP Zulfikar,SH,MH melalui Babinkantibmas Desa Batang Baruhar Jae Bripka Martua Siregar saat dikonfirmasi Minggu (12/1/2020) mengaku telah memediasi pihak korban Sabtu (11/1/2020) malam dengan pihak yang diduga pelaku di rumah Kepala Desa Batang Baruhar Jae.

Menurut keterangan Bripka Martua, di acara  mediasi tersebut, diduga pelaku S.Harahap juga sempat mengakui bahwa dirinya telah menampar Berlin Siregar.Namun dalam upaya mediasi tersebut tidak menemui titik tengah antara kedua belah pihak.

Informasi terakhir yang dihimpun redaksi, Korban Berlin Siregar rencananya akan membuat laporan resmi ke Mapolsek Padang bolak resort Tapanuli Selatan hari ini.(GNP)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html