Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Proyek Penampungan Air Ini Terindikasi Dikerjakan Asal-Asalan

Tim Redaksi: Rabu, 08 Januari 2020 | 00:15 WIB

PALUTA | Di Desa Pagaran Singkam, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang merupakan kampung kelahiran salah satu pimpinan DPRD Padang Lawas Utara, Basri Harahap ditemukan ada proyek pengerjaan sejenis bak penampung untuk penyaringan air bersih yang diduga pengerjaannya asal-asalan.

Awalnya redaksi mendapat informasi dari warga masyarakat sekitar, bahwa ada proyek pembangunan sejenis bak penyaring air bersih  yang baru selesai dikerjakan akhir tahun 2019 lalu. Namun dinding baknya ambruk sekitar seminggu yang lalu.

"Giliran runtuh baru diajak pemborongnya orang kampung ini memperbaiki bak yang runtuh itu. Abang tengok lah ke sana ada proyek bak air seperti itu, baru selesai dikerjakan sudah roboh dinding baknya? Entah proyek apapun itu," celoteh warga masyarakat desa setempat.

Selanjutnya, Awak media terjun ke lokasi yang dimaksud warga pada hari Selasa (7/1/2020). Dalam penelusuran, di sekitar objek ditemukan ada bekas reruntuhan dinding bak tersebut.

Namun, dari plesteran semen pada diding bak setinggi sekitar 2 meter tersebut tampak seperti baru saja selesai diperbaiki.

Ironisnya, meski dinding bak 
sudah diperbaiki, di sisi salah satu dinding bak masih terpantau ada retak memanjang sekitar hampir 1 meter.

Diperkirakan bangunan tersebut tak akan bertahan lama dan berpotensi sewaktu waktu akan roboh.

Dari pantauan, kondisi pembangunan bak di bawah pengawasan Dinas PU dan PR Paluta tersebut demikian, diduga akibat pengerjaannya asal asalan.

Padahal lokasi tersebut diketahui merupakan  kampung halaman salah satu pimpinan DPRD Padang lawas utara.

Terpisah, konsultan pengawas pengerjaan proyek tersebut dari Dinas PU dan PR Padang lawas utara Tongku Ramadhan Harahap,S.T saat ditemui mengaku, dirinyalah sebagai kosultan pengawasnya. Namun dia tidak tahu bak tersebut pernah roboh.

"Akan saya panggil nanti pihak rekanan,karena itu masih tanggung jawabnya," kata Tongku.(GNP)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html