Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Geram Tidak Mendapat Uang, Preman Kampung Ini Aniaya Korbannya

Tim Redaksi: Jumat, 06 Desember 2019 | 16:38 WIB


Tanjungbalai - Preman kampung satu ini akhirnya harus berurusan dengan Polisi. Merasa geram tidak diberi uang, pelaku nekat menganiaya korbannya.

Ialah Surya Bakti alias Bek (31), warga jalan M. Abbas Gang Perak, Kelurahan TB Kota II, Kecamatan Tanjungbalai Selatan. Preman kampung ini ditangkap  Tim Khusus Gurita Polres Tanjungbalai usai menganiaya korbannya.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira didampingi Wakapolres Kompol Edi Bona Sinaga dikonfirmasi wartawan Jumat (6/12/19) mengatakan, pelaku diringkus petugas karena menganiaya korbannya Mhd Riza Sinaga (20), warga Jalan  M.U Damanik,  Kelurahan  Pantai Burung, Kecamatan Tanjungbalai Selatan.

Akibat ulah pelaku korban mengalami luka, pada bagian jari tengah, jari telunjuk sebelah kanan dan luka pada mata kaki sebelah kiri.

"Korban adalah pekerja bangunan yang saat itu mengerjakan bangunan dilokasi kejadian.Pelaku sering mendatangi korban dan meminta uang dengan alasan, dirinya sebagai PS atau pemuda setempat," ujar Kapolres.

Lanjut Kapolres lagi, karena korban hanya sebagai pekerja, permintaan pelaku diabaikan oleh korban dan hanya bisa memberi uang rokok saja kepada pelaku.

"Pelaku pun emosi dan melakukan pencurian di lokasi pembangunan tersebut. Tetapi ulah pelaku tersebut ternyata dilaporkan korban,karena perbuatan pelaku yang sering meminta uang dan juga telah melakukan pencurian satu unit bor ke Polsek Tanjungbalai Selatan," ujar Kapolres.

"Pelaku yang sudah geram, mendatangi korban pada hari Selasa (26/11/19) sekitar pukul 23.30 wib. Pada saat itu korban  sedang duduk-duduk, di jalan  Mayor Umar Damanik, tiba-tiba dihampiri pelaku dari arah samping dengan membawa sebilah parang dan langsung menebaskannya ke arah korban, namun tidak mengenainya  karena korban mengelak." terangnya.

Merasa terancam, korban pun mengambil kayu yang ada di dekatnya untuk menangkis, namun pelaku terus mencoba menusukkan beberapa kali parang tersebut  ke arah tubuh korban. Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka pada jari telunjuk dan jari tengah sebelah kanan, mata kaki sebelah kiri.

Akibat dibacok secara membabi buta, korban pun berteriak minta tolong, sehingga masyarakat berdatangan dan pelaku melarikan diri." Korbanpun langsung membuat laporan ke Mapolres Tanjungbalai.

"Saat ini pelaku sudah diamankan,serta barang bukti sebuah parang juga diamankan," pungkas Kapolres.(Surya). 

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html