Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Diduga Mabuk Tuak, Horas Tewas Ditabrak Kereta Api di Deliserdang

Tim Redaksi: Selasa, 17 Desember 2019 | 10:09 WIB

DELISERDANG - Seorang pria ditemukan tewas mengenaskan di jalur perlintasan kereta api Desa Pagar jati, Kecamatan Lubuk Pakam, Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (17/12/2019) pagi pukul 04.30 WIB.

Setelah diidentifikasi, korban diketahui bernama Horas Rajaguguk (35), warga Kelurahan Paluh Kemiri, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang.

Korban diduga sebelumnya dalam keadaan mabuk dan duduk di bantaran rel kereta api sebelum tertabrak. Di TKP ditemukan sepeda motor, topi, sandal dan bungkusan plastik berisi tuak.

nformasi dihimpun dari saksi mata, Sadar Girsang (35), kejadian berawal pada Senin (16/12/2019) pukul 21.00 WIB, korban datang ke warung tuak milik M. Sihotang yang berada di Jalan Siantar KM 30, Dusun VII, Desa Pagar Jati, Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang.

Disana, korban menemui seorang wanita bernama Maria Boru Sinaga dan saat itu saksi sudah mencium aroma berbau minuman, diduga korban sudah minum lebih dahulu.

Korban juga saat itu membawa bungkusan plastik berupa tuak ketika menemui saksi dan meminum minuman tersebut.

Kemudian, saksi dan korban berbincang-bincang sampai pukul 02.00 WIB, korban menyuruh saksi untuk masuk ke rumah agar tidur lebih dahulu dan saksi meninggalkan korban masih duduk di warung tersebut.

Lalu sekira pukul 05.00 WIB, warga membangunkan saksi dan saat itu warga sudah ramai, ternyata korban sudah meninggal dengan keadaan kepala hancur, usus terburai diduga akibat ditabrak kereta api, karena tepat didepan warung terdapat perlintasan rel kereta api.

Usai kejadian, polisi melakukan evakuasi jenazah dan identifikasi, selanjutnya jenazah di bawa ke RSUD Deliserdang dan diserahkan kepada keluarganya.

Paur Humas Polresta Deliserdang Iptu Masfan Naibaho saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

"Tadi sudah dilakukan evakuasi dan identifikasi oleh Inafis Polresta Deliserdang dan korban di bawa ke RSUD Deliserdang," pungkasnya. (Wan)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html