Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Sriwijaya Air Belum Beroperasi di Bandara Kualanamu, Calon Penumpang Minta Uang Kembali

Tim Redaksi: Senin, 11 November 2019 | 15:40 WIB

DELISERDANG - Kisruh antara Maskapai Garuda Indonesia dengan Sriwijaya Air masih berlanjut hingga hari kedua di Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang.

Maskapai Sriwijaya Air menutup semua layanan ke semua rute penerbangan di bandara kualanamu. Akibatnya, penumpang yang sudah memesan tiket melalui travel maupun online terpaksa meminta kembali uang tiket mereka dan beralih ke maskapai lain.

Penutupan layanan Maskapai Sriwijaya Air di Bandara Kualanamu sudah berlangsung sejak Sabtu (9/11/2019) kemarin dan hingga kini belum ada kepastian sampai kapan pihak Maskapai Sriwijaya Air akan membuka kembali layanan mereka.

Dari pantauan di loket penjualan tiket, tampak sepi tidak ada satupun karyawan Sriwijaya Air berada di tempat, begitu juga dengan counter check in tiket di terminal penumpang juga tidak tampak aktivitas layanan penumpang Sriwijaya Air.

General Manager Bandara Kualanamu Bayuh Iswantoro saat ditemui di Bandara Kualanamu, Senin (11/11/2019) mengatakan, penutupan layanan Sriwijaya Air ini sudah beberapa hari, namun mereka masih tetap buka mengantisipasi bila ada pelanggan yang mau meminta uang tiket kembali.

"Selain itu dampak penutupan terlebih masalah internal dengan pihak Garuda yang selama ini mengakomodir layanan bagasi maupun lainnya. Sriwijaya Air bergantung ground handling dengan pihak Garuda, jadi karena disetop otomatis tidak biasa melayani penumpang.

"Namun kabarnya besok untuk rute Jakarta akan dibuka," pungkasnya.

Akibat tutupnya layanan Maskapai Sriwijaya Air tidak tampak ada pesawat Sriwijaya Air yang terparkir di apron Bandara Kualanamu.

Di Bandara Kualanamu sendiri ada beberapa rute untuk sriwijaya diantaranya rute Kualanamu-Penang, Kualanamu-Padang dan Kualanamu-Jakarta. (Wan)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html