Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Polemik Hutan Mangrove di Madina, Pemuda LIRA Nilai Kuasa Hukum PT TBS Kalang Kabut

Tim Redaksi: Kamis, 21 November 2019 | 12:38 WIB

Sekretaris Pemuda LIRA Madina Liansah Rangkuti
MADINA - Kuasa Hukum PT Tri Bahtera Srikandi (TBS) Ridwan Rangkuti menanggapi penyataan kliennya Eveline Sago di salah satu media online, dinilai sebuah pernyataan yang kalang kabut.

Sebelumnya, klien bernama Eveline Sago pernah menulis di akun media sosial "Kalau tidak lari, Shafron akan selesai desember ini" menjadi polemik panjang.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Mandailing Natal (Madina) Liansah Rangkuti menjelaskan, dimana dugaan PT TBS yang sudah membabat ratusan hektar tanah hutan mangrove di kawasan Desa Sikara-kara, Kecamatan Natal, Kabupaten Madina sempat viral video pembabatan hutan tersebut di media sosial dan beberapa media lainnya.

"Sepertinya pihak PT TBS itu sudah kalang kabut atas perbuatannya, Jadi saya sepakat dengan pernyataan Ketua MPC PP Madina Bung Syahriwan Nasution, dimana beliau menyebutkan, jangan ada putra Madina yang memberikan perlindungan kepada pengusaha yang memilki kepentingan di daerah kita ini kalau hanya membuat gaduh," ujar Liansah Rangkuti, Kamis (21/11/2019).

Menurutnya, pernyataan kuasa hukum memberikan perlindungan atau tanggapan kepada klien itu sah-sah saja, akan tetapi pernyataan Eveline seperti yang ditulis oleh sebuah media online merupakan suatu pernyataan yang mebuat gaduh atau memancing keributan.

"Harusnya dia (Eveline Sago) tidak bisa memberikan pernyataan seperti itu kepada wartawan karena diduga pernyataan itu sudah termasuk menyakiti hati pemuda Madina bahkan dia itu kan sudah menjadi Wakil Rakyat (Anggota DPRD), sudah seharusnya Eveline memberikan pernyataan yang menyatukan rakyat bukan menyakiti hati para pemuda," bebernya.

Liansah menambahkan, pemuda Madina harus Bangkit dan ia akan menyampaikan perihal ini kepada Ketua DPD Pemuda LIRA Madina untuk menindaklanjutinya.

"Saya juga berharap kepada rekan Jurnalis Madina harus turut serta memantau perkembangan atau proses hukum yang akan menjerat Eveline, bukan melindunginya," himbaunya. (Hasmar)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html