Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Motif Cemburu, Bocah 4 Tahun Dibunuh Pacar Ibunya

Tim Redaksi: Jumat, 22 November 2019 | 09:12 WIB

Jasad Aliando Saragih terbujur kaku di rumah sakit
LUBUKPAKAM | Satreskrim Polresta Deliserdang membekuk seorang pelaku pembunuhan terhadap Aliando Saragih (4) warga Desa Ujung Labuhan Kecamatan Namorambe Kabupaten Deliserdang pada Kamis (21/11/2019).

Pelaku diketahui bernama Alisaba Nazara (41) tukang pangkas yang tinggal di Jalan Luku no 10 Lingkungan VII Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor Medan yang merupakan pacar ibu korban Dorlida Simamora (30).

Kasatreskrim Polresta Deliserdang AKP Rafles Langgak Putra Marpaung Sik saat dikonfirmasi terkait kasus ini, Jumat (22/11/2019) pagi menyebutkan, pembunuhan ini terungkap berawal dari laporan pihak Rumah Sakit Kasih Insani Kecamatan Delitua yang memberitahukan kepada Polsek Namorambe adanya bocah laki laki 4 tahun meninggal dengan kondisi luka di bagian wajah dan leher.

Setelah dilakukan pengecekan, petugas Polsek Namorambe melakukan Identifikasi dan penyidikan hingga pemeriksaan sejumlah saksi saksi. Dari penyidikan intensif tersangka, Alisaba Nazara mengakui kalau ia yang melakukan penganiayaan terhadap korban hingga tewas.

BACA JUGA: Mahasiswa Nommensen Bentrok, 1 Tewas, Wakil Rektor Pun Dianiaya

Dari pengakuan tersangka, ia merasa cemburu dengan korban yang terlalu dekat sekali dengan ibunya. "Korban dan ibunya baru sekitar satu mingguan tinggal di kios pangkas rambut milik pelaku dan antara pelaku dengan ibu korban berpacaran dan dalam waktu dekat akan menikah,' ucap Rafles.

Lanjut Rafles, pada tubuh korban dari laporan Outopsi terdapat luka lebam dan luka di wajah bagian pipi kanan kiri dan leher bekas cekikan. Diduga korban dianiaya hingga tewas. "Kini pelaku sudah dilakukan penahanan dan tahap proses di Polsek Namorambe," pungkasnya.

Sementara itu informasi dihimpun dari Dorlida Simamora, Ibu korban yang sehari hari berprofesi sebagai tukang gosok baju, Dia sudah setahun lebih pisah dengan suaminya Ansari Saragih dan ia berpacaran dengan tersangka dan baru seminggu tinggal di kios pangkas milik pelaku.

"Saat kejadian saya sedang kerja, begitu saya pulang saya tanya anak saya pada Alisaba, kok Aliando tidak nampak, katanya dia tidur di kamar, baru siap mandi dan saya langsung lihat di kamar, lalu saya bangunkan tapi tak bangun bangun. Terus saya lihat ada luka memar di pipi dan lehernya. Saya tanya ini kenapa Aliando? tapi dia mengaku tidak tau. Lalu kami bawa ke rumah sakit dan kata orang rumah sakit anak saya sudah meninggal. Saya tak tau harus gimana dan tak pernah menyangka begitu tega dia membunuh anak saya," ucap Dorlida Simamora dengan mata yang berkaca kaca.

Kasus pembunuhan ini begitu miris. Saat ini jasad Aliando Saragih masih diotopsi di RS Bhayangkara Medan dan keluarga menunggu kepulangan jenazah korban bocah malang yang meregang nyawa di tangan kekasih ibunya itu untuk dimakamkan.(wan)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html