-->

Ini Tanggapan Masyarakat Terkait Kinerja BNN Kota Binjai Yang Dinilai "Melempem"

Sebarkan:

Binjai - Meski berlabel sebagai penanggulangan narkoba, namun BNN Kota Binjai terlihat vakum tanpa ada terlihat aksi untuk melakukan pemberantasan narkoba.

Tidak adanya aksi serius dalam penanggulangan dan menekan angka peredaran narkoba baik ditingkat pemakai dan pengedar membuat sejumlah warga mempertanyakan kinerja BNN Kota Binjai.

Salah satunya adalah Indra, warga Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai. Dirinya sangat miris melihat kinerja BNN Kota Binjai yang "melempem" tanpa ada tindakan serius dalam melakukan pemberantasan peredaran narkoba.

"Aku orang awam bang, tapi aku juga bisa menilai mana kinerja baik dan tidak. Kan ini BNN wadah untuk memberantas dan memerangi narkotika, tapi BNN Kota Binjai ini, kok ga ada aksinya ya? 'adem ayem' aja ku lihat macam tak ada fungsinya," ujarnya, Senin (25/11/19).

Peran BNN Kota Binjai dalam memberantas peredaran narkoba, lanjut Indra, sedikitpun tidak terlihat. Kalau pun ada, hanya sebatas sosialisasi dan kegiatan seremoni.

"Kita lihat BNN daerah lain, mereka selalu melakukan aksi dengan menggelar razia dan penggerebekan disejumlah lokasi yang dinilai rawan peredaran narkoba. Kalau di Binjai, tak pernah terdengar sedikitpun," pungkasnya.

Hal senada juga dikatakan Irwan, warga Kelurahan Payaroba, Kecamatan binjai Barat. Dirinya juga sangat menyayangkan kinerja BNN Kota Binjai Yang sekarang ini.

"Dulu jaman AKBP Safwan Khayat menjadi Kepala BNN Kota Binjai, begitu banyak aksi yang dilakukannya, mulai dari sosialisasi, menggandeng komunitas motor, hingga melakukan penggerebekan ke sejumlah lokasi hiburan malam dan rumah kos yang dianggap dijadikan lokasi peredaran narkoba," ungkapnya.

Ketika ditanyai apakah layak BNN Kota Binjai dibubarkan karena tidak adanya aksi alias "melempem", Irwan tersenyum sembari mengatakan kalau memang BNN Kota Binjai tidak ada aksi alias "melempem", memang layak untuk dibubarkan, sebab, anggaran untuk operasional BNN daerah cukup besar. 

"Buat apa anggaran besar kalau tidak bermanfaat. Sama aja hal itu pemborosan dan menghabiskan uang negara dengan sia-sia, kan mending dibubarkan saja, biar saja ditangani oleh BNN RI," kata Irwan. (hen). 
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini