Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Gawat...! Disperindag Temukan Anggur Import Mengandung Formalin dan Pestisida Beredar di Pasaran

Tim Redaksi: Selasa, 10 September 2019 | 18:13 WIB


LUBUKLINGGAU | Buah anggur impor yang diduga mengandung formalin dan pestisida ditemukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Lubuklinggau, Buah yang diketahui berasal dari china ini diperoleh saat Inspeksi Mendadak (sidak) di seputaran Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau- Sumsel. Selasa (10/9/19).

Kabid Pengawasan dan Pengendalian Disperindag Kota Lubuklinggau Ariandy Andang menjelaskan, setelah pengambilan sample, dari hasil tes membuktikan jika buah anggur yang ada di di Pinggir Jalan di Seputaran Jalan Yos Sudarso tepatnya di depan Ceria Toserba mengandung zat pengawet formalin dan Pestisida.

“Diduga positif dari hasil uji lab, buah anggur yang diambil sampelnya ini mengandung formalin dan pestisida,” kata Ariandy kepada wartawan.

Pada prinsipnya dijelaskannya, dinas Perdangan itu pembinaan pihaknya tidak menyita barang dan menghimbau masyarakat berhati-hati untuk membeli produk ini salah satu tindakan pemerintah untuk melindungi konsumen.

“Dan kita akan coba koordinasikan dengan Dinas Ketahananan Pangan untuk mengencek layak atau tidak untuk konsumen,” tegasnya.

Tapi yang jelas Sambungnya, Dinas Perdagangan sudah melaksanakan tugasnya dan pihaknya tidak melarang berdagang asal sesuai dengan prosedur barang layak dijual dan peraturan yang ada.

“Kita tidak melarang untuk berdagang, dan kami sudah menyarankan, dan perlu dipertanyakan di karantina layak atau tidak untuk diperdagangkan,” ujarnya.

Mereka ini dikatakannya, yang jual disini banyak cabangnya, dan untuk bosnya sendiri sama saja yang jual, yang jelas mereka berjualan ke Bengkulu, Jambi Lampung dan Provinsi lainnya.

Sementara penjual anggur tersebut, yakni M Nasir mengatakan, jika anggur yang dijualnya diambil dari jakarta, dan banyaknya dibawa ke Lubuklinggau seberat 4 ton dan dijual dengan harga perkilo Rp 50 ribu.

“Anggur merupakan impor dari china,” ungkapnya.(jn)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html