Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Korban Kecelakaan di Komplek MMTC Jalan Pancing Dikebumikan di Labuhan Batu

Tim Redaksi: Kamis, 11 Juli 2019 | 21:49 WIB

MEDAN | Terkait kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Komplek MMTC Medan, yang menyebabkan korban, Ian Ananda warga Dusun Sei Sitorus, Desa Sijawi-jawi, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhan Batu meninggal dunia antara sopir dan keluarga korban sudah melakukan perdamaian.

Dalam perjanjian perdamaian tersebut, keluarga korban melalui abang kandungnya, Khairul Akmal Harahap telah menyepakati tidak ada tuntutan hukum di kemudian hari.

Salah seorang saksi perdamaian, P Sitepu pada wartawan, Kamis (11/7/2019) menyebutkan, kronologis kejadian yang sebenarnya, saat itu truk pengangkut sampah yang dikendarai Elpian baru saja tiba dari Tanjung Morawa menuju ke Komplek MMTC Medan. Saat memarkirkan truk, korban tiba-tiba naik ke bagian atas truk tanpa sepengetahuan sopir.

Tak lama berselang, sopir mengemudikan truk sampah tersebut. Korban yang masih berada di atas truk terjatuh masuk ke kolong truk. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berteriak hingga sopir menghentikan mobil pengangkut sampah tersebut.

"Sopir truk dibantu warga saat itu juga membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Haji Medan. Korban langsung di rawat di ICU sejak pukul 16.30 WIB. Sekitar pukul 01.30 WIB pihak rumah sakit memastikan korban sudah meninggal dunia," kata P Sitepu.

Mendapat informasi korban sudah meninggal dunia, sopir truk didampingi para saksi langsung memboyong korban ke kampung halamannya di Dusun Sei Sitorus, Desa Sijawi-jawi, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhan Batu. Usai menceritakan kronologis kejadian kepada pihak keluarga, sopir dan keluarga korban sepakat membuat perdamaian dengan disaksikan 2 orang saksi pihak sopir dan dua saksi pihak korban. Perdamaian di atas materai Rp 6000 itu pun diketahui Kepala Desa Sei Tarolat, Kabupaten Labuhan Batu.

"Bukan hanya perjanjian damai, pihak sopir juga memberikan uang pemakaman kepada keluarga korban," terangnya.

Kanit Lantas Polsek Percut Seituan, Iptu JH Panjaiatan ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dia juga membenarkan bahwa pihak sopir dan keluarga korban sudah melakukan perdamaian.

"Memang ada kejadian itu. Kita juga mengetahui antara korban dan sopir truk sudah melakukan perdamaian. Meski demikian, kita tetap akan memanggil para saksi untuk dimintai keterangannya," tukasnya. (ka)

Baca Juga

Komentar

0 komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html