Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kapolrestabes Medan Pimpin Rakor dan Pelepasan Patroli Gabungan TNI-Polri

Tim Redaksi: Selasa, 02 April 2019 | 19:26 WIB

PIMPIN: Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi saat memimpin rakor dan pelepasan patroli gabungan TNI-Polri bersama di Lapangan Apel Polrestabes Medan Jalan H.M Said No 1 Medan, Selasa (2/4).
MEDAN|Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi laksanakan rapat koordinasi (rakor) sekaligus pelepasan patroli gabungan TNI-Polri bersama di Lapangan Apel Polrestabes Medan Jalan H.M Said No 1 Medan, Selasa (2/4/2019).

Kegiatan ini juga dihadiri Danlanud Soewondo Medan Kol Pnb Dirk Poltje Lengkey, Dandim 0201/BS Kol Inf Yuda Rismansyah, Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis,SH,MH, Waka Polrestabes Medan AKBP Rudi Rifani,SIK, Wadansat Brimobda Sumut AKBP Fery R Ukali, Dandenpom I Letkol CPM Anggun Hendryantoro, Wadan Wing III Paskhas Letkol R.H Aritonang, Kadis Ops Lanud Soewondo Letkol Nicolas Sinaga, Danyon Marinir Letkol Mar James Munthe, Danyon Armed Letkol Adietya, Danyon Zipur Letkol Eko Supri, Danyon Kaveleri 6 Mayor Kav Jackie Yudha, Ketua FKUB Kota Medan Drs H Ilyas Halim MPD, PJU Polrestabes Medan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan personel TNI-Polri.

"Kegiatan ini dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif untuk  mewujudkan Pemilu damai 2019," ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK, MSi.

Tambah Kapolrestabes Medan ini merupakan implementasi dari pesta demokrasi di negara kita. Hajatan besar negara kita yang dilaksanakan setiap 5 tahun untuk memilih presiden dan legislatif.

"Kita ketahui bahwa di dalam pesta demokrasi, keamanan merupakan faktor yang sangat penting dan utama agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar aman damai kondusif sehingga terpilih nanti pimpinan nasional maupun wakil-wakil rakyat yang akan duduk di DPR ini orang-orang yang diberikan amanah oleh rakyat," tambahnya.

Namun dalam implementasinya dalam pelaksanaannya ada berbagai kerawanan antara lain konflik antar kelompok. Juga berita-berita hoax, isu SARA dan ujaran kebencian bisa mengganggu pesta demokrasi.

"Kita sebagai aparat keamanan TNI dan Polri bertanggung jawab menjaga keamanan sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing. Saya mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan satuan yang telah menugaskan anggotanya untuk turut berkontribusi dan menyumbangkan pemikiran, tenaga dan dedikasinya sehingga tugas kita dalam melaksanakan pengamanan ini dapat berjalan dengan lancar. Sinergitas TNI Polri, soliditas merupakan bagian yang sangat penting di dalam negara ini. TNI dan Polri merupakan pilar negara ini," terangnya.

Kehadiran TNI dan Polri di tengah-tengah masyarakat menjadi bukti bahwa negara hadir dan selalu merespon harapan harapan masyarakat akan kebutuhannya. (jo)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html