Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Saleh Partaonan Daulay Minta Siswa SMAN 1 Sidimpuan Mampu Menjadi Khalifah

Tim Redaksi: Kamis, 28 Maret 2019 | 19:56 WIB

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, DR. H. Saleh Partaonan Daulay, SS. M. Hum MH saat menyampaikan paparannya di depan 700 orang siswa SMA Negeri 1 Padangsidimpuan.
Padangsidimpuan | Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, DR. H. Saleh Partaonan Daulay, SS. M. Hum MH meminta para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Padangsidimpuan untuk menjadi remaja yang berkualitas dengan mengawali kehidupan dengan membuat rencana sehingga dengan begitu ikut berperan dalam kehidupan berkeluarga dan berbangsa.

"Jadilah remaja yang mampu menjadi khalifatan fil ardi (pemimpin) di dunia. Itu adalah kapasitas kita diciptakan Allah," kata Saleh Partaonan Daulay ketika menjadi pemateri pada Sosialisasi Keluarga Berencana yang diselenggarakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara bekerjasama dengan pihak Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk & KB) Kota Padangsidimpuan di SMA Negeri 1 Padangsidimpuan, Kamis (28/03/2019).

Menurut Saleh Partaonan, remaja berpendidikan itu harus mampu berpikir bagaimana agar dia bermanfaat buat orangtua, keluarga dan bangsa sehingga kehidupan diri sendiri itu memberikan makna bagi orang lain. Hindari diri menjadi orang yang justru tidak bermanfaat buat dirinya sendiri, seperti pengguna narkoba.

Pada kesempatan itu Saleh Partaonan mengingatkan agar para siswa menghindari nikah usia dini, sex pra nikah dan menjadi pengguna. Karena ketiga hal tersebut dipastikan tidak akan membawa dampak yang positif terhadap diri, keluarga dan bangsa.

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Yusrizal Batubara, S. Sos dalam sambutannya mengatakan, masalah kependudukan dari beberapa tahun belakangan ini nampak seperti terus-menerus menjadi persoalan yang pelik. Hal itu dilihat dari kondisi pertumbuhan penduduk yang begitu cepat. Bayangkan, dalam satu tahun telah mencapai angka lima juta kelahir bayi, sedangkan di Sumut dalam satu menit ada empat bayi yang lahir.

"Jika ini tidak terkendali seperti kondisi sekarang, tidak berapa lama lagi akan terjadi lost generation, artinya bukan hilang tetapi tidak memberikan peran terhadap kehidupan bangsa secara baik, bahkan membawa dampak yang tidak menguntungkan," katanya.

Sekretaris Dinas Dalduk & KB Kota Padangsidimpuan, Maragongna Harahap, SH yang turut memberikan sambutan mengatakan, maksud kedatangan BKKBN Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Dalduk & KB Kota Padangsidimpuan adalah untuk memberikan pengetahuan terkait perencanaan kependudukan kepada para siswa/siswi SMAN 1 Padangsidimpuan untuk kemudian bersama-sama melakukan upaya pengendalian sesuai bidang dan kapasitas mading-masing.

"Setiap siswa wajib mengangkat nama harum sekolah, jangan buat malu sekolah. Caranya, buat perencanaan, rencanakan study dan cari ilmu sebanyak mungkin, buatlah diri mampu bersaing di tengah-tengah tingginya kompetisi kehidupan sekarang ini,"kata Maragongna.

Kepala SMA Negeri 1 Padangsidimpuan, Dra. Hj. Nursyawiyah Hutauruk, M. Pd pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada pihak BKKBN Provinsi Sumatera Utara yang memilih SMA Negeri 1 Padangsidimpuan sebagai lokasi sosialisasi pelaksanaan program kependudukan dan KB.

"Dari kegiatan sosialisasi ini kita harapkan semakin banyak remaja yang berkapasitas sebagai siswa di SMA Negeri 1 Padangsidimpuan yang mampu membuat rencana diri tidak memikirkan berhenti melanjutkan pendidikan karena ingin cepat berumah tangga," katanya.(pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html