Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pesisir Pantai Labu "Surga" Penyelundupan Narkoba

Tim Redaksi: Senin, 04 Maret 2019 | 10:31 WIB


Pesisir Pantai Labu "Surga" Penyelundupan Narkoba
Pesisir Pantai Labu "Surga" Penyelundupan Narkoba

Pantai Labu | Pesisir pantai labu yang selama ini di kait kaitkan sebagai " Surga " penyeludupan narkoba dan barang barang ilegal asal Malaysia ternyata bukan isapan jempol belaka. Hal itu dibuktikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat yang  berhasil menggagalkan  peredaran gelap narkoba jaringan Benu dari Malaysia yang merapat di pesisir Pantai Labu Deliserdang pada hari Kamis (28/2) lalu .

Petugas meringkus 4 orang penyelundup narkoba itu  di jalan lintas Sumatera Kelurahan Pagar Jati, Lubuk Pakam, Sumatera Utara. Dengan barang bukti 30 bungkus atau 30 kilogram sabu sabu yang terbungkus plastik teh China warna hijau .

Empat tersangka penyelundup yakni Dedi Iskandar, Surya Darma dan Ibnu Hajar serta satu orang pengendali bernama Rahmadsyah. Sedangkan barang bukti lain yang diamankan yakni dua unit mobil, beberapa telepon genggam, kartu identitas tersangka dan uang tunai Rp6,6 juta.


Ucok tokoh masyarakat di  Kecamatan Pantai Labu  yang juga warga pesisir pantai labu Senin pagi 04/02 saat dimintai tanggapan terkait Ditangkapnya penyeludup narkoba oleh petugas BNN yang membawa narkoba dari pesisir pantai labu mengaku tidak terkejut .

Ucok malah mengatakan kalau hal ini sudah biasa dan bukan rahasia umum lagi dikalangan warga setempat .

" Kalau ada beberapa jalur dermaga  tikus atau lokasi yang diduga menjadi tempat masuknya barang selundupan dari Malaysia banyak tersebar di pesisir pantai labu dari Pesisir Desa Seituan, Paluh sungai rantau panjang, Pesisir Desa Bagan Kuala terus hingga pesisir Desa Denai Kuala banyak lokasi yang bisa dimasuki dan biasa di pakai nelayan tradisional setempat menjadi jalur keluar masuk dari selat Malaka ," pungkasnya .

Namun meski banyak jalur masuk tapi jalur keluarnya tetap dari jalan umum masyarakat dan ini tentunya tak terlepas dari oknum oknum warga setempat yang terlibat baik sebagai mata mata ataupun pesuruh orang orang di jaringan pengedar Narkoba yang sudah sejak lama bermain di sekitar pesisir pantai labu.


Dikatakan Ucok ,kami sebagai masyarakat itu sebenarnya sangat resah dengan sebutan yang pernah disemat sebagai kecamatan rawan narkoba sehingga  baru baru ini salah satu Desa Rantau Panjang mendapat gelar Desa bersih Narkoba tapi narkoba masih tetap saja beredar menjangkiti warga .pungkas Ucok.

Selain menjadi jalur masuk peredaran narkoba jaringan Internasional Pesisir pantai labu juga menjadi jalur masuk penyeludupan barang lain seperti bal pakaian bekas ,bawang merah ,daging ilegal dan barang barang lainnya.(wan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html