Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Peringatan Hari Supersemar, Ketua DPC PPM kota Padangsidimpuan : Generasi Muda Harus Tahu Sejarah

Tim Redaksi: Senin, 11 Maret 2019 | 19:58 WIB

Ketua DPC PPM kota Padangsidimpuan Oktopanda Tambusai
Padangsidimpuan | Supersemar atau yang disebut Surat Perintah Sebelas Maret mengubah sejarah Indonesia untuk selamanya. Surat itu berisi perintah dari Presiden Soekarno untuk Letnan Jenderal Soeharto, Panglima Angkatan Darat. Isinya pemberian wewenang untuk memulihkan keamanan dan ketertiban setelah peristiwa G30S PKI.

Secarik surat perintah itulah yang mengubah peta politik di Indonesia secara drastis. Atas wewenang yang diberikan, Soeharto langsung mengambil alih komando. Dia membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan menangkapi orang-orang yang dicurigai terlibat gerakan 30 September, termasuk para menteri yang loyal pada Presiden Soeharto, informasi ini dikutip metro-online.co dari berbagai sumber dan informasi.

Tepat pada hari ini yaitu jatuhnya hari memperingati Supersemar tepat pada tanggal 11 Maret 2019 dalam momen ini kita kembali mengigat salah satu sejarah bangsa Indonesia, dimana Supersemar terjadi pada 11 Maret 1966.

Terkait mengingat sejarah dan hari Supersemar ini, organisasi Pemuda Panca Marga yang merupakan organisasi perhimpunan putra dan putri pejuang ini, melalui  ketua Dewan Pimpinan Cabag Pemuda Panca Marga (DPC PPM) kota Padangsidimpuan Oktopanda Tambusai, mengatakan Sejarah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia

Hal ini disampikan Okto karena, manusia memiliki masa lalu, masa kini, dan masa depan. oleh karena itu masa lalu akan mempengaruhi masa depan dan masa kini akan mempengharuhi masa depan. masa lalu, masa kini, dan masa depan merupakan sebuah sejarah yang dimiliki oleh manusia, sehingga manusia tidak lepas dari sejarah. Maka sejarah juga sangat penting diketahui oleh generasi muda apalagi sejarah menyangkut dengan bangsa ini. Ucap Okto kepada metro-online.co, Senin, (11/03/2019).


Menurut Okto bahwa Tujuan Supersemar waktu itu adalah untuk mengatasi situasi buruk akibat pemberontakan G-30S PKI
Situasi dan kondisi negara tengah kacau dan genting
Maka peelu Menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari kehancuran serta mengembalikan kewibawaa, maka keluarlah surat pemerintah sebelas Maret (Supersemar) dari Suekarno kepada Sueharto selaku panglima angkatan darat.


Maka Arti penting supersemar bagi bangsa Indonesia yakni sebagai tonggak dimana berdirinya orde baru. terjadinya revolusi Indonesia dan tercapainya stabilitas pemerintahan. terciptanya penataan kehidupan sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

Lalu, Supersemar juga telah melarang segala macam bentuk paham atau ideologi marxisme dan komunisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam hal ini Oktopanda Tambusai yang merupakan salah satu ketua organisasi putra dan putri pejuang (PPM) ini mengatakan, peringatan Supersemar maupun sejarah lainnya jangan hanya generasi yang tua saja memperingatinya generasi yang muda juga harus ikut memperingatinya karena  bagaimanapun sejarah merupakan warisan dari lelehur kita bagaimana mendapatkan kemerdekaan bangsa.

"Generasi muda harus tahu sejarah dan jangan pernah melupakan sejarah, apalagi sejarah perjuangan para pahlawan kita, dalam hal ini kita sebagai generasi mudalah yang harus meneruskan perjuangan para pahlawan - Pahlawan dan pendiri bangsa ini." ungkapnya

Okto menilai peringatan Supersemar adalah bagian dari memahami sejarah dan berguna sebagai bekal dalam pembangunan bangsa ke depan.

"Jadi jika kita melihat sejarah bukan sekadar melihat masa lalu, tapi melihat sejarah untuk melihat Indonesia ke depan, maka ditangan generasi mudalah salah satu ujung tombak kemajuan negara kita ini" pungkasnya. (Syahrul)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html