Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pemkab Simalungun Gelar Malam Budaya Meriahkan PRSU Ke- 48 Tahun 2019

Tim Redaksi: Rabu, 27 Maret 2019 | 11:57 WIB

Tarian tor- tor sombah oleh sanggar tari Sinalsal menjadi sajian awal penyambutan rombongan Bupati Simalugun
Tarian tor- tor sombah oleh sanggar tari Sinalsal menjadi sajian awal penyambutan rombongan Bupati Simalugun


MEDAN | Pemkab Simalungun Gelar Malam Budaya meriahkan PRSU Ke- 48 tahun 2019, Pemkab Simalungun menggelar pagelaran "Malam Budaya Simalungun" yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya daerah Simalungun di Open Stage PRSU Komplek Tapian Daya, Medan, Selasa (26/03/2019).

Tarian tor- tor sombah oleh sanggar tari Sinalsal menjadi sajian awal penyambutan rombongan Bupati Simalugun, DR JR Saragih, SH, MM, Ketua DPRD Drs Johalim Purba, Kapolres Simalungun AKBP M Liberti Panjaitan, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Kishin Panjaitan, Anggota DPRD Simalungun, Sekdakab Simalungun Drs Gidion Purba, para Kepala OPD Pemkab Simalungun, Camat dan Partuha Maujana Simalungun serta tamu undangan yang hadir.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Pahala R Sinaga dalam laporannya menyampaikan Pemkab Simalungun ikut memeriahkan ajang kreatif daerah tahunan ini dengan mempromosikan potensi daerah baik seni dan budaya, pariwisata serta berbagai produk unggulan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari daerah Simalungun kepada masyarakat Sumatera Utara.

Pada kegiatan tersebut ditampilkan pertunjukan seni dan budaya melalui tor- tor ataupun tarian, lagu lagu Simalungun dan drama teater yang berjudul Poldung Sirotap Padan.

Pemkab Simalungun juga membuka stand paviliun yang mempromosikan produk unggulan dari Simalungun seperti Hiou Simalungun, kopi Simalungun, produk pertanian seperti buah dan sayuran, produk home industri dan lainnya.


Ditambahkan oleh Pahala bahwa Pemkab Simalungun pada tanggal 22 Maret 2019 telah menerima 12 sertifikat dari Pemerintah Pusat melalui Menteri Hukum dan HAM RI tentang pencatatan inventarisasi kekayaan intelektual komunal ekspresi budaya tradisional yang meliputi tarian tor-tor martonun, tarian tor-tor sombah, tarian tor-tor haroan bolon, tarian tor-tor sitalasari, improvisasi tor-tor usihan siritak hotang, improvisasi tor-tor usihan bodat haudanon, improvisasi tor-tor usihan buyut mangan sahala, improvisasi tor-tor usihan makkail, ilah mardogei, huda-huda/ toping-toping, dihar dan taur- taur simbadar.

“Dengan diterimanya sertifikat ini, maka tarian ataupun tor- tor Simalungun sudah tercatat pada pusat data nasional kekayaan intelektual komunal Indonesia. Hasil ini merupakan kerja nyata dari Presidium Partuha Maujana Simalungun dibawah kepemimpinan bapak JR Saragih hingga 12 tor- tor tadi sudah merupakan aset negara dan diakui secara nasional,” ujar Pahala.

Ketua DPRD Simalungun, Drs Johalim Purba dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Simalungun atas kepeduliannya kepada budaya Simalungun, dirinya juga meminta kepada masyarakat Simalungun untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya Simalungun.

"Saya bangga, 12 tarian budaya Simalungun yang telah dipatenkan oleh pemerintah pusat atas perjuangan dari Bupati dan segenap jajarannya dalam melestarikan budaya Simalungun," ujarnya.

Bupati Simalungun dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang tetap konsisten dalam melestarikan budaya Simalungun melalui berbagai kegiatan.

Bupati juga menyampaikan kebanggaannya atas pengakuan 12 budaya Simalungun oleh Pemerintah Pusat.
Menurut Bupati hal tersebut merupakan penghargaan dari pemerintah saat ini yang perduli pada pelestarian kekayaan seni dan budaya daerah warisan leluhur.

“Saya sampaikan apresiasi kepada Presiden yang memberikan perhatian pada budaya Simalungun hingga 12 kekayaan budaya kita dapat dicatatkan secara nasional. Budaya merupakan alat pengikat tali silaturahmi bagi kita walau berbeda agama dan golongan,” ujar Bupati.

Tamu undangan yang memenuhi open stage (panggung keong) sangat antusias menyaksikan berbagai persembahan lagu, tarian dan fragmen dari Sarah Saragih, Larasi Voice serta komunitas seni dan budaya dari Himpunan Mahasiswa Pemuda Simalungun (HIMAPSI), Ikatan Mahasiswa Simalungun Universitas Sumatera Utara (IMAS USU) serta dukungan dari semua stake holders.

Usai menyaksikan berbagai pertunjukan, Bupati dan Forkopimda manortor bersama dengan segenap pendukung acara.  (js)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html