Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pemecah Ombak di Bagan Kuala Sergai Dibangun dari Dana Desa

Tim Redaksi: Selasa, 26 Maret 2019 | 20:10 WIB

SERGAI | Pembangunan yang ada di Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Sergai tampak semakin meningkat.

Salah satunya dengan adanya penyaluran Dana Desa (DD) dari Pemerintah pusat, Desa bagan kuala melalui APBDes membuat pemecah ombak secara manual dari bambu di Dusun III Desa Bagan Kuala Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Sergai.

Program desa membuat pemecah ombak tersebut atas usulan dan prakarsa masyarakat dengan memberdayakan sebanyak 20 orang pekerja khususnya masyarakat setempat.

Pantauan media ini dilokasi terlihat para pekerja dibawah teriknya matahari dan gubangan lumpur sungai memasang pancang bambu untuk pemecah ombak yang dikerjakan secara manual, agar ombak yang datang tidak langsung menghantam pemukiman warga.

Kepala Desa Bagan Kuala Safril Gunawan kepada media ini, Selasa (26/3/2019) saat memantau dilokasi mengatakan, pekerjaan ini baru saja berjalan selama kurang lebih 5 hari kerja dan sudah hampir 100 meter hasil pekerjaan pemasangan bambu pemecah ombak yang dilakukan para pekerja tersebut.

Safril juga menambahkan, pemecah ombak ini kita buat untuk mengantisipasi air pasang agar tdk terjadi abrasi dibibir pantai.
Dengan dibuatnya pemecah ombak ini, salah satunya untuk menciptakan tanah kembali ke daratan terutama dibibir pantai Desa Bagan Kuala Dusun III.

Dan rencananya selesai program desa membuat pemecah ombak sederhana ini, kita akan melakukan penanaman pohon bakau yang diambil dari pembibitan masyarakat setempat untuk mencegah secara langsung abrasi bibir pantai, jelas Kades.

Masih kata Kades Bagan Kuala, beberapa bulan yang lalu sudah ada kunjungan dari Inovasi Desa Tingkat Provinsi Sumut melalui Kabupaten Serdang Bedagai datang ke Desa Bagan Kuala, dan dari hasil kunjungan Inovasi Desa Provinsi menyatakan bahwa Desa Bagan Kuala termasuk dalam program inovasi desa membuat pemecah ombak dari bambu yang bisa menciptakan tumbuhnya tanah kembali menjadi daratan khususnya dibibir pantai sehingga dpt mencegah abrasi, katanya.

Dan kita berharap kedepannya, jika program desa ini berhasil kita akan menjadikan Desa Bagan Kuala menjadi salah satu tempat wisata mangrove di Kecamatan Tanjung Beringin, jelas Kades Safril. (YR)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html