Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Tingkat Kejahatan di Medan Berkurang

Tim Redaksi: Kamis, 21 Februari 2019 | 09:45 WIB

NGOBRAS- Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing saat ngobras dengan Wartawan Unit Polrestabes Medan di Media Center Polrestabes Medan.

MEDAN | Program 1092 dinilai efektif dalam menekan kejahatan Curas, Curat dan Curanmor (3C) di Kota Medan. Selain merasakan kehadiran petugas, masyarakat jadi lebih mengenal dan dekat dengan petugas yang terjun langsung menemui warga.

"Program 1092 yang digagas Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto dinilai berhasil menekan angka tindak kriminal khususnya kejahatan 3C. Indikasinya, khusus di wilayah hukum Polsek Medan Baruangka kejahatan berkurang," kata Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing saat Ngobral Santai (Ngobras) dengan Wartawan Unit Polrestabes Medan di Media Center Polrestabes Medan, Rabu (20/2/2019).

Turut hadir Wakapolsek, AKP Uli Lubis Kanit Reskrim, Iptu Philip Purba, Kanit Intel, Iptu Siswoyo dan Kanit Binmas, Iptu  Khairuddin Nasution.

Tambah Kapolsek, selain mencegah angka kriminalitas, Program 1092 diharapkan meminimalisir gesekan pilihan politik di masyarakat jelang Pemilu ini. Namun, kata Kapolsek, butuh peran semua pihak termasuk media dan tokoh agama untuk mendinginkan suhu politik dan keamanan di Kota Medan.

"Medan merupakan miniatur keberagaman Indonesia, karena banyaknya suku  dan agama yang bisa hidup berdampingan. Untuk itu, kerukunan dan perbedaan ini harus dijaga. Di sini peran Polri, media dan tokoh masyarakat dibutuhkan untuk menjaga keamanan di Medan," katanya.

Keamanan dan kondusivitas, kata Martuasah, juga sangat mempengaruhi iklim investasi di Sumut khususnya Kota Medan. Jika keamanan tetap terjaga otomatis akan banyak investor yang mau berinvestasi di Medan. Tapi jika kondisi keamanan tidak terjamin, investor akan berpikir ulang untuk berinvestasi di Medan.

Dalam diskusi yang berjalan santai itu juga disampaikan, untuk wilayah hukum Polsek Medan Baru setidaknya ada 3 lokasi yang dianggap rawan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Wilayah tersebut yakni Kampung Sejahtera (Kampung Kubur), Star Ban Kecamatan Medan Polonia dan Djamin Ginting. Meski diakui masih ada peredaran narkoba di wilayah tersebut, namun angkanya sudah berkurang.


Selain itu, untuk pengawasan lokasi hiburan malam, pihaknya saat ini tengah melaksanakan perintah Kapolrestabes guna memantau jam operasional. Kalau ada pengusaha hiburan malam yang melanggar jam operasional akan diperingatkan.

Diskusi singkat dan penuh keakraban ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah-tamah. (in/jo)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html