Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Gara-gara Handphone, Pelajar SMA Ini Tewas Tercabik-cabik

Tim Redaksi: Minggu, 03 Februari 2019 | 10:43 WIB

Pelajar SMA Ini Tewas Tercabik-cabik
Jenazah korban di rumah sakit
Beringin | Seorang pelajar kelas tiga SMA laki laki tewas mengenaskan dengan tubuh tercabik-cabik di rel perlintasan kereta api di Dusun 1 Desa Serdang Kecamatan Beringin Deliserdang, Sabtu (02/02/2019) sekitar pukul 23.00 wib malam.

Informasi dihimpun, korban diketahui bernama Angga Sahputra (18) pelajar SMA kelas 3 warga Dusun 1 Desa Serdang Kecamatan Beringin.

"Korban mengalami luka parah dengan badan hancur dan terpotong potong akibat tertabrak dan terseret KA penumpang lebih kurang 100 meter dari tempat korban ditabrak," kata  Haposan Simajuntak (30) warga setempat.

Menurut keterangan saksi mata yang berada di sekitar rel, korban saat itu sedang duduk duduk mendengarkan handphone bersama temannya di atas rel. Lalu ada kereta api yang hendak melintas dan mereka mencoba menepi.


Namun saat hendak menepi dari jalur kereta api, tiba-tiba Hand pone yang dipegang korban terlempar sewaktu Kereta Api melintas. Melihat hal tersebut korban bermaksud mengambil HP nya yang terlempar di atas rel.

Tapi di saat bersamaan kereta melintas dan langsung menyambar tubuh korban bahkan terseret sejauh 100 M. Setelah dicari ternyata korban telah terjatuh di bawah jembatan KA dalam keadaan mengenaskan tercabik cantik dan telah meninggal dunia.

Warga dan petugas kepolisian Polsek Beringin mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit untuk divisum dan selanjutnya diserahkan ke keluarga korban untuk dikebumikan Minggu 03/02 pagi ini.

Kapolsek Beringin AKP Bambang H Tarigan SH saat dikonfirmasi via seluler Minggu 03/02 pagi membenarkan peristiwa ini.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar hal ini menjadi pelajaran dan peringatan bagi warga yang khususnya tinggal di dekat jalur kereta api. Jalur itu bukanlah tempat beraktivitas, apalagi duduk duduk atau ada membuat kegiatan di dekat jalur kereta api. Itu sangat membahayakan jiwa. Untuk korban sudah kami serahkan pada keluarga untuk di makamkan," pungkas Bambang.(wan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html