Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Jelang Pemilu Serentak, Bupati Simalungun Gelar Rapat Kordimasi

Tim Redaksi: Rabu, 30 Januari 2019 | 20:11 WIB


SIMALUNGUN - Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM memimpin rapat koordinasi jelang Pemilu 17 April 2019 mendatang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumatera Utara, Rabu (30/01/2019).

Rapat digelar dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilu bersama Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 0207/Simalungun, Ketua Pengadilan, Kajari, Komisi Pemiluhan Umum (KPU) Simalungun, Badan Pengawas Pemilu
(Bawaslu) Simalungun  dan Dinas terkait dijajaran Pemkab Simalungun.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan rapat koordinasi tersebut adalah wujud peran Pemerintah untuk membantu dan mensukseskan terlaksananya pelaksanaan Pemilu di wilayah Kabupaten Simalungun, sekaligus juga untuk menyamakan persepsi mengenai daftar pemilih tetap (DPT) serta menerima masukan dari berbagai pihak, dengan harapan tingkat pertisipasi masyarakat dalam meyampaikan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) dapat mencapai 95 persen.

“Selanjutnya rapat koordinasi ini akan dilanjutkan bersama dengan seluruh Camat,  Kapolsek, Danramil serta Lurah dan Pangulu se Kabupaten Simalungun untuk semakin solid memberikan yang terbaik bagi masyarakat Simalungun,” ujar bupati.


Sementara itu, Ketua KPU Simalungun Raja Ahab Damanik menyampaikan bahwa jumlah DPT di Kabupaten Simalungun  sebanyak 638.042 orang dengan jumlah TPS 2.646 yang berada di 32 Kecamatan.

Untuk logistik surat suara hingga saat ini masih belum sampai karena masih dalam
proses pencetakan di pusat, namun untuk kelengkapan TPS dan kotak suara sudah tersedia.

Ketua KPU meminta kepada Bupati Simalungun untuk menambahkan tempat penyimpanan logistik KPU.

Hal tersebut, dikatakan, untuk mengantisipasi tempat penyimpanan kotak kertas suara yang telah dirakit nantinya.

"KPU hingga saat ini telah melakukan berbagai tahapan yang menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan pemilu Tahun 2019, kesiapan penyelenggara sudah kita bentuk sampai ke tingkat nagori, sementara KPPS baru akan kita bentuk di bulan Maret,” ujar ketua KPU.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Simalungun M. Choir Nasution menyampaikan bahwa untuk zonasi pemasangan alat peraga kampanye (APK) pihaknya meminta bantuan Pemkab Simalungun dalam pemetaan agar tidak
terjadi kesalahpahaman antara peserta dan penyelenggara pemilu.

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan, SIK, MH menyampaikan bahwa saat ini antusias masyarakat sangat tinggi untuk menggunakan hak suaranya
karena pemilihan presiden dan legislatif yang digelar secara bersamaan.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain politik uang, karena dapat berurusan dengan hukum.

“Polres Simalungun telah memetakan bagian dari zona aman dan zona rawan, saat ini
Simalungun secara keseluruhan masih dalam kategori aman. Untuk penjagaan 2.646 TPS, Polres Simalungun akan menyiagakan 960 personil,” ujar kapolres.

Senada dengan Kapolres, Dandim 0207/ Simalungun Letkol Inf. Frans Kishin Panjaitan meminta kepada semua pihak untuk saling kerjasama, sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 dapat berjalan lancar.

Menurut Dandim, di Simalungun masih dalam keadaan aman dan siap dalam pelaksanaan pemilu.

“Kodim 0207/Simalungun juga selalu siap sedia mendukung semua pihak penyelenggara demi terlaksananya Pemilu tahun 2019 dengan baik. Untuk mendukung pelaksanaan Pemilu tahun 2019 ini, pihak Kodim 0207 Simalungun menyiagakan 600 personil,” kata Dandim. (JS). 

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html