Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

BNNP Lampung Bongkar Jaringan Pengedar Narkoba Yang Dikendalikan Napi Lapas Rajabasa, 2 Ribu Butir Ekstasi Diamankan

Tim Redaksi: Minggu, 13 Januari 2019 | 21:24 WIB


LAMPUNG - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung membongkar jaringan pengedar narkoba yang dikendalikan oleh Narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Rajabasa, Bandar Lampung.

Petugas berhasil mengamankan lima orang tersangka, dua diantaranya ditembak karena melawan petugas saat akan Diamankan. Dari penangkapan ini, petugas berhasil menemukan barangbukti 2 ribu butir pil ekstasi dan 200 gram sabu-sabu.

Kelima orang yang diamankan yakni, RA (28), IG  (51), napi Lapas Rajabasa, luka tembak di kaki, YTW alias Cong (30), napi Lapas Rajabasa, luka  tembak di kaki, HF alias Jon (36) dan A alias Ompoy (21).

Kepala BNNP Lampung, Brigjen Pol Tagam Sinaga SH, Minggu (13/1/19) menjelaskan, awalnya, pada Kamis (10/1/19) sekira pukul 14.00 WIB di Jalan RA Kartini, Bandar Lampung, petugas BNNP mendapati seorang perempuan RA membawa satu bungkus plastik warna putih berisi dua plastik bening ukuran sedang berisi pil berwarna orange sebanyak kurang lebih 2.000 butir ekstasi dan dua paket sabu sebanyak kurang lebih 200 gram.

Setelah dilakukan interogasi singkat, papar Tagam, diketahui bahwa RA merupakan kurir yang dikendalikan oleh IG yang merupakan Napi Lapas Rajabasa. Kemudian IG mengirimkan nomor telepon seseorang yang harus dihubungi RA untuk mengambil bungkusan narkotika tersebut.


Selanjutnya pada sekira pukul 18.30 WIB di Jalan Wolter Monginsidi, dilakukan penangkapan terhadap dua orang laki-laki, HF dan A selaku kurir yang diperintahkan oleh YTW yang merupakan Napi Lapas Rajabasa, untuk mengambil narkotika tersebut dari RA.

Selanjutnya dilakukan penjemputan terhadap kedua napi, IG dan YTW ke Lapas Rajabasa.

Setelah dilakukan interogasi, IG menerangkan yang menyerahkan narkotika kepada RA di Mal Kartini adalah R. Kemudian dilakukan pengembangan. Dalam perjalanan IG dan YTW berusaha melarikan diri saat anggota membuka pintu mobil.  Keduanya kemudian dilumpuhkan oleh anggota BNNP Lampung dengan menembak dua kali di bagian kaki keduanya setelah sebelumnya memberikan tembakan peringatan, pungkas Tagam. (hen/net/ril). 

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html