loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Dandim 0209/LB Hadiri Peringatan Hari AIDS se-Dunia di Labuhan Batu

Tim Redaksi: Senin, 03 Desember 2018 | 23:08 WIB

RANTAUPRAPAT|Dandim 0209/LB Letkol Inf. Santoso, hadiri peringatan Hari AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome  atau Acquired Immune Deficiency Syndrome ) Se-Dunia Tingkat Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu malam Minggu, (01/12/18), bersama sama dengan Plt Bupati H. Andi Suhaimi Dalimunthe di Bundaran Simpang 6 Kota Rantauprapat.

Mengingat pentingnya peringatan hari AIDS se-Dunia yang ditetapkan pada tangggal 01 Desember, Kepala Daerah Kabupaten Labuhanbatu Bapak H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu Ibu Hj. Rosmanidar Hasibuan menghadiri langsung Peringatan Hari AIDS dan Gerakan Pencegahan Penyakit AIDS bersama berbagai komponen dan komunitas masyarakat Labuhanbatu.

Dalam kata sambutannya, Plt Bupati Labuhanbatu, mengingatkan bahwa, “AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome  atau Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah sekumpulan gejala dan infeksi atau sindrom yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) atau virus spesies lainnya seperti SIV (Simian Immunodeficiency Virus) dan FIV (Feline Immunodeficiency Virus). Jenis-Jenis Virus HIV, SIV dan FIV berpotensi menyebabkan timbulnya penyakit AIDS pada tubuh Manusia. Tahapan terakhir dari serangan ketiga virus-virus berbahaya dimaksud adalah AIDS.

Melihat begitu sangat berbahayanya penyakit AIDS tersebut terhadap sistem kekebalan tubuh manusia yang dapat menyebabkan kematian seseorang secara perlahan-lahan dan penyembuhannya memakan waktu yang lama dan harus terjaga secara rutin setiap saat dengan biaya kesehatan yang sangat tinggi, maka yang kita perlukan saat ini adalah gerakan pencegahan penyakit “AIDS”.

Gerakan pencegahan AIDS itu dimulai dari peningkatan pemahaman, pengetahuan dan ketaatan terhadap Agama, Berusaha melakukan hal-hal yang positif, Menghindari sex di luar nikah, Tidak melakukan sex diluar pasangan resmi (hukum agama), Mengindari tempat-tempat maksiat (Hiburan Malam seperti Diskotik, Cafe Remang-Remang/Warung Esek-esek,Kumpul Kebo, dll), Menjaga kebersihan tubuh, misallnya di dalam agama islam seseorang rajin dan taat melaksanakan sholat 5 (Lima)  waktu sudah pasti tubuhnya bersih karena terbasuh oleh air bersih lima kali dalam sehari yang disertai dengan doa. Kemudian, menjaga dan memelihara kesehatan hewan peliharaan/hewan rumahan seperti Kucing,  Anjing,  Burung, dll, setiap saat dipastikan sehat sehingga tidak berpotensi menimbulkan virus yang bisa mengarah kepada penyakit AIDS. Jangan sembarangan menggunakan sejenis alat suntik kedalam tubuh (hurus steril). Bagi Ibu-Ibu yang sedang menyusui agar selalu menjaga kebersihan dan kesehatan Air Susu Ibu (ASI), berhati-hatilah menyusukan anak kepada orang lain karena air susu ibu itu langsung masuk kedalam aliran darah si Anak. Selanjutnya,  Lingkungan Hidup yang bersih, indah dan hijau disekitar rumah dan lingkungan juga dapat mencegah virus-virus penyakit dan menjadikan hidup sehat karena sirkulasi udara menjadi bersih dan nyaman, jelasnya.

Ditambahkannya, “Bagi masyarakat yang terkena panyakit HIV/AIDS dianjurkan untuk rutin melakukan pengobatan agar sembuh melalui terapi Antiretroviral (ART). ART dapat memperlambat perkembangan virus, membuat sehat selama bertahun-tahun dan secara drastis mengurangi kemungkinan penyebaran virus.Terapi antiretroviral,biasanya menggunakan tiga obat, ditujukan untuk mengurangi viral load seseorang, tingkat HIV dalam darah. Kombinasi obat-obatan secara maksimal dapat menekan virus HIV dan menghentikan perkembangan penyakit HIV dan juga mencegah penularan. Kita jangan menghindari atau acuh terhadap seseorang yang menderita penyakit HIV/AIDS karena dia adalah seorang manusia yang memerlukan bantuan dan uluran tangan kita. Orangnya tidak berbahaya tetapi penyakitnya yang berpotensi menular,  maka penyakitnyalah kita bantu supaya sehat kembali. Jika kita menghindar darinya dan bahkan tidak perduli dengannya, maka kematiannya akan semakin dekat direnggut penyakit yang menggila didalam sistem kekebalan tubuhnya. Mereka juga manusia yang harus kita tolong dan bantu secara bersama-sama. Mari kita berguna kepada orang lain. Karena sebaik-baik manusia itu berguna untuk orang lain, Harap Andi Suhaimi.

Di lokasi yang sama Dr Susi R Ginting juga memberi komentar, “Mari kita bersama sama untuk memberi saran kepada keluarga dan rekan kita betapa bahayanya penyakit HIV dan AIDS.”

Hadir dalam acara Hari AIDS Sedunia Plt Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT, Ketua PKK Hj. Rosmanidar Hasibuan, Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso, Camat Rantau utara Adrea Nuzul Manik. Direktur RSUD Rantau prapat Dr Safril, Dr Susi R Ginting, Dr Hariati dan perangkat OPD labuhanbatu serta ratusan warga masyarakat Labuhanbatu.(*)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html