loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Pemkab Sergai Peringati Hari Koperasi ke-71 Tahun 2018

Tim Redaksi: Rabu, 07 November 2018 | 21:39 WIB

Pemkab Sergai Peringati Hari Koperasi ke-71 Tahun 2018
SERGAI | Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar temu aspirasi dalam rangka Peringatan Hari Koperasi ke-71 Tahun 2018 di Lapangan sepak bola Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Rabu (7/11).


Turut hadir Bupati Sergai Ir H Soekirman, Wabup H Darma Wijaya, Wakapolres Sergai Kompol Henri Sibarani, Asisten Ekbangsos Ir H Kaharuddin,  Asisten Admum H. Karno, SH, MAP, Ketua TP PKK Ny Hj Marliah Soekirman, Ketua DPC GOPTKI Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, Plt. Kadis Nakerkopum Abdul Haris, S.Sos, MAP,  Kadis Pendidikan Drs. Joni Walker Manik, MM, Camat se-Sergai, Ketua Dekopinda Sergai H. Adam Nuh, Pimpinan Bank Sumut Sei Rampah Ahmad Pasundan Tarigan, Kakan Kemenag Dr H M Safi'i, MA, Kepala Desa, pengurus dan penggiat Koperasi se-Kabupaten Sergai.


Dalam sambutan Plt Kadis Nakerkopum Abdul Haris, S.Sos, MAP mengatakan kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-71 Tahun 2018 dan mengambil tema : "Penguatan Koperasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Untuk Sumut Bermartabat". Rangkaian kegiatan Temu Aspirasi ini antara lain diisi dengan gerak jalan sehat dan senam bersama serta penyerahan sertifikat tanah dan CSR Bank Sumut kepada Koperasi Berprestasi dan penggiat Koperasi di Kabupaten Sergai.


Sedangkan tujuannya adalah menjalin kebersamaan antara pemerintah daerah dengan seluruh penggiat Koperasi yang ada di Sergai, katanya.


Ketua Dekopinda Sergai H. Adam Nuh dalam sambutannya mengutarakan rasa syukur atas usia Koperasi Indonesia yang ke-71 hari ini. Kami mengajak untuk mengevaluasi tentang keberadaan koperasi di Sergai. Pada usia 71 tahun yang tergolong tua ini, sejak zaman penjajahan telah banyak berperan dalam kemerdekaan RI.


Koperasi dilahirkan pada hakikatnya sangat penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan.  Oleh karenanya patut juga kita apresiasi terhadap Koperasi Fungsional binaan Dinas Pendidikan yang sampai sekarang terus konsisten dan kompak. Jika Koperasi fungsional tersebut bersatu, bukan tidak mungkin mendirikan suatu usaha yang besar misalnya SPBU atau usaha transportasi, ucapnya.


Selanjutnya Adam Nuh memohon saran dan masukan agar Koperasi semakin berkembang yaitu peningkatan kualitas SDM seiring perkembangan zaman. Lalu studi banding guna berbagi ilmu dan mencontoh yang baik. Temu usaha juga agar dilakukan sebagai sarana sharing bagi pelaku usaha.


Sebaiknya  dalam setahun sekali diadakan bedah Koperasi guna mengubah mainset masyarakat terhadap koperasi agar nantinya koperasi di Sergai ini menjadi barometer Koperasi di seluruh Indonesia, tutupnya.


Bupati Sergai Ir H Soekirman dalam sambutannya menyambut baik usulan dari Ketua Dekopinda untuk melakukan banyak pelatihan. Selain itu juga usulan studi banding dan temu aspirasi para pengusaha dianggap sangat penting.


Mumpung sekarang ada BUMDes atau unit usaha desa lainnya, saya pikir aset koperasi yang terbengkalai selama ini dapat dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat. Hal ini adalah bentuk re-orientasi bahwa masyarakat saat ini lebih suka meniru hal yang tidak baik ketimbang yang baik. Dengan demikian mari bangkitkan kembali semangat untuk lebih menumbuhkan koperasi di Tanah Bertuah Negeri Beradat ini, ungkapnya.


Kepada para penggerak Koperasi Bupati berharap agar menjadikan Koperasi seperti akar rumput teki, yang kelihatannya mati diatas, akan tetapi akarnya ibarat kerjasama dan persatuan tetap terjalin kuat sehingga tetap hidup dan menunjukkan eksistensi di masyarakat.


Pada momen peringatan Hari Koperasi, ini mari kita lakukan gerakan rehabilitasi (perbaiki kepengurusan yang belum baik), re-orientasi (mengubah mainset usaha sesuai perkembangan teknologi saat ini) serta pengembangan koperasi agar lebih kuat dan besar lagi. Saya sangat yakin koperasi akan semakin maju jika hal tersebut kita terapkan, pungkas Bupati.



Ditambahkan Wabup H Darma Wijaya mengemukakan bahwa setelah tugas ke Vietnam kemarin, di wilayah sungai Mekong tersebut dapat dilihat ekonomi yang bangkit dan semakin berkembang, meski kemarin mereka tertinggal oleh negara kita.


Hal tersebut karena segala usaha dipermudah, selain jeli melihat peluang usaha yang ada. Hal yang luar biasa adalah perekonomian di Vietnam mengandalkan koperasi sebagai Bapak Angkat Usaha, sehingga dapat menstabilkan harga serta menjamin distribusi komoditi, dan  akhirnya mensejahterakan masyarakat melalui usaha koperasi.


Untuk itu diminta kerjasama dari semua pengurus Koperasi agar dapat memberikan solusi pemasaran komoditi yang dikelola melalui usaha koperasi tersebut, tandasnya.(yr)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html